Netizen Minta Akun Donald Trump Diblokir, Twitter Bilang…

Donald Trump. (AFP)

Donald Trump. (AFP)

POJOKSUMUT.com, PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump selalu saja membuat kontroversi. Bahkan di dunia maya dia selalu menuliskan kalimt yang membuat pihak lain pas telinga.

Postingannya di Twitter kerap membuat netizen geram. Betapa tidak, pemimpin tertinggi negeri Paman Sam itu kerap memuat tulisan provokatif.

Bahkan tidak sedikit yang mengeluhkan tingkah Trump dalam bermedia sosial itu. Buntutnya, banyak pengguna Twitter lainnya yang berharap untuk pihak Twitter memblokir akun milik Trump.

Menanggapi hal tersebut, pihak Twitter menyatakan bahwa akun yang dimiliki para pemimpin dunia diperlakukan secara berbeda. Sebab, meskipun kontroversial, informasi dari mereka dibutuhkan oleh masyarakat.

“Sudah banyak diskusi tentang tokoh politik dan pemimpin dunia di Twitter, dan kami ingin berbagi sikap,“ jelas Twitter melalui blog resminya sebagaimana dikutip JawaPos.com dari laman TechCrunch, Sabtu (6/1/2018).

“Twitter hadir untuk melayani dan membantu memajukan percakapan publik global. Para pemimpin dunia yang terpilih memainkan peran penting dalam percakapan itu karena dampaknya yang luar biasa terhadap masyarakat kita,” tambahnya.

Pihak Twitter menjelaskan bahwa memblokir pemimpin dunia dari Twitter atau menghapus Tweets kontroversial mereka akan menyembunyikan informasi penting yang seharusnya dapat dilihat dan diperdebatkan orang. Itu juga tidak akan membungkam pemimpin itu, tapi tentu saja akan menghambat diskusi yang diperlukan seputar kata-kata dan tindakan mereka.

Diketahui, permintaan untuk memblokir akun Twitter milik Trump ramai dibicarakan belakangan ini. Itu setelah sang Presiden menyatakan di Twitter bahwa dia memiliki senjata nuklir yang jauh lebih besar dan powerful dibandingkan milik pemimpin Korut Kim Jong Un.

Banyak yang beranggapan bahwa Trump menggunakan Twitter untuk menebar ancaman, teror dan kekerasan. Beberapa orang bahkan demo di kantor Twitter di San Francisco terkait hal tersebut.

Twitter menegaskan pihaknya tetap melakukan review tweet para pemimpin dunia, sekaligus menegakkan aturan pada mereka meski ada perkecualian untuk para pemimpin dunia. Jadi tetap ada kemungkinan ada konten diblokir jika menyalahi aturan. “Kami bekerja keras untuk tetap tidak bias,” pungkas Twitter.(ryn/JPC)



loading...

Feeds