Aniaya Istri, Oknum Wartawan di Medan Diciduk Polisi

Oknum wartawan tertunduk saat ditangkap karena melakukan KDRT.
foto : ist

Oknum wartawan tertunduk saat ditangkap karena melakukan KDRT. foto : ist



POJOKSUMUT.com, MEDAN-Sungguh tega tindakan yang dilakukan Leo Albertus Sembiring (27), pria yang mengaku sebagai oknum wartawan. Sebagai seorang kepala rumah tangga, suami seharusnya melindungi dan menafkahi sang istri.

Namun, ini malah sebaliknya. Leo bertindak sewenang-wenang dan melakukan penganiayaan terhadap istrinya, Cerita Tionia Sihotang (25).

Akibat kekejamannya itu pula, setelah berjalan lebih kurang dua tahun lamanya pelaku yang terlibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini pun diciduk Tim Unit Reskrim Polsek Pancurbatu Polrestabes Medan.



Penangkapan dipimpin langsung Kapolsek Kompol Choky Milala dan Kanit Reskrim AKP J Banjarnahor saat melintas di depan Mapolsek Pancurbatu, kemarin malam.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku yang tinggal di Jalan Jamin Ginting Simpang Namorih Desa Lama, Kec. Pancur Batu, Kab. Deliserdang ini kemudian diboyong ke Mapolsek Pancurbatu.

Informasi yang diperoleh Minggu (7/1/2018), penangkapan terhadap si pelaku dilakukan  setelah sebelumnya petugas menerima laporan dari istrinya.

Dalam laporannya, sang istri mengaku dianiaya suaminya pada Sabtu 31 maret 2016 silam. Penganiayaan terjadi di dusun IV Mulia Sejati Desa Tuntungan II atau di Desa Durin Jangak Kec Pancurbatu,  Kab. Deliserdang.

Tak terima dirinya jadi ‘bulan-bulanan’ penganiayaan si pelaku, wanita berdarah Batak Toba ini pun membuat laporan ke Polsek Pancurbatu. Begitu terima laporan kasus KDRT tersebut, petugas kemudian melakukan visum terhadap korban, termasuk memeriksa sejumlah saksi.

Kasus yang menjerat pria berperawakan gempal mengaku sebagai wartawan terbitan Medan dan merasa dekat dengan petinggi di Polrestabes Medan ini cukup menguras tenaga. Pasalnya, penyidikan terkait kasus tersebut sempat berjalan selama lebih kurang 2 tahun.

Bahkan, penyidik Polsek Pancurbatu juga sudah beberapa kali melakukan gelar perkara di Poldasu.

Ternyata, kerja keras yang dilakukan petugas Polsek Pancurbatu ini membuahkan hasil. Setelah melengkapi seluruh administrasi disertai bukti-bukti, Kapolsek Pancurbatu Kompol Choky Sentosa Milala mengeluarkan surat penjemputan paksa terhadap Leo, setelah sebelumnya dilayangkan surat panggilan.

“Dia (Leo Sembiring) sudah kita amankan ke Mapolsek Pancur Batu,” kata Kapolsek Pancurbatu Kompol Choky Sentosa Milala melalui Kanit Reskrim AKP J Banjarnahor.

Disebutkan J Banjarnahor, setelah berkasnya lengkap pihaknya melimpahkan ke Kejaksaan Pancur Batu.

“Pelaku kita jerat dengan UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” sebutnya.

Dia menambahkan, pada saat dilakukan penangkapan dari tersangka ditemukan sebilah senjata tajam. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds