Kemenangan Aneh Juventus Mencederai Fair Play

 Para pemain Juventus merayakan kemenangan atas Cagliari meski kontroversial (AFP)

Para pemain Juventus merayakan kemenangan atas Cagliari meski kontroversial (AFP)

 

POJOKSUMUT.com, Juventus terus memepet Napoli dalam upaya bersaing meraih Scudetto musim ini. Usai Napoli menang 2-0 atas Hellas Verona, beberapa saat kemudian
Juventus menang 1-0 saat melawat ke kandang Cagliari, Minggu (7/1) dini hari WIB.

Kini, poin Juventus berjumlah 50 dan hanya berselisih 1 angka dari Napoli di puncak klasemen dengan koleksi 51 poin.

Gol tunggal kemenangan Juventus di Is Arenas dihasilkan oleh eks pemain Fiorentina, Federico Bernardeschi yang dimainkan sebagai starter dalam laga tersebut. Bernardeschi menjebol gawang Rafael pada menit 74 usai menerima umpan tarik dari Douglas Costa.

Hanya saja, raihan tiga poin tersebut cukup kontroversial. Sejumlah putusan wasit Gianpaolo Calvarese dianggap merugikan Cagliari. Perlu diketahui, gol Bernardeschi lahir setelah Leonardo Pavoletti terjatuh dan kesakitan lantaran wajahnya terkena sikut Medhi Benatia dalam sebuah insiden perebutan bola.

Dalam kondisi kesakitan dan sambil memegangi wajahnya, Pavoletti terbaring di lapangan. Namun, wasit Calvarese tetap melanjutkan permainan. Bahkan, serangan Juventus berbuah gol yang dicetak Bernardeschi. Gol Bernardeschi sendiri mendapat cemoohan dari fans Cagliari lantaran dinilai mencederai semangat fair play.

Kejadian kontroversial kedua adalah tak diberikannya penalti untuk Cagliari. Padahal dalam tayangan ulang terlihat jelas tangan Bernardeschi terkena bola di area terlarang hasil umpan silang Simoe Padoin.

Terlihat jelas bahwa tangan Bernardeschi bergerak aktif untuk mengadang laju bola. Seharusnya itu penalti untuk I Isolani – julukan Cagliari.

Wasit Calvarese sendiri anehnya tak mendatangi asisten wasit yang bertanggung jawab terhadap VAR. Dia pun tak melihat tayangan di VAR dan hanya berbicara lewat earpiece. Putusan janggal tersebut sempat membuat para pemain Cagliari meradang.

Hanya saja, Cagliari tetap menerima hasil tersebut meski kecewa. Mereka sadar bahwa yang terjadi di lapangan, hasilnya tak bisa berubah.

Pelatih Cagliari, Diego Lopez, enggan bicara jauh terkait kemenangan kontroversial Juventus. Dia yakin protes mereka tak akan digubris. Dia lebih senang bicara performa timnya di atas lapangan hijau.

“Saya lebih ingin bicara sepak bola. Semua melihat bahwa Cagliari bermain luar biasa dan tak pantas kalah. Apa yang bisa saya katakan lagi? Saya memberikan pujian kepada para pemain saya. Mereka tak gentas melawan klub besar dan bahkan bisa mengimbanginya,” ucap Lopez seperti dilansir Mediaset Premium.



loading...

Feeds