Dua Pengedar Sabu di Teluk Nibung Kembali Diringkus Polisi

Barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka.
Foto : Taufik/Pojoksumut

Barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka. Foto : Taufik/Pojoksumut

 

POJOKSUMUT.com, SATUAN Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai kembali meringkus dua bandar sabu Teluk Nibung yang sudah meresahkan masyarakat.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Try Setyadi Artono melalui Kasubag Humas Polres Tanjungbalai Iptu Djumadi mengatakan kedua tersangka yang amankan yakni Dani Putra Sihombing (30) seorang pengangguran, warga Jalan Pematang Pasir, Kelurahan Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, dan Rusli (35) kernet truk, warga Jalan Tuamang, Lingkungan II, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung.

“Kedua tersangka diamankan Senin, 8 Januari 2017 malam. Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat, dimana di Jalan besar Pemaang Pasir sering ada transaksi jual beli narkotika jenis sabu. Maka dengan informasi tersebut AKP Adi Haryono selaku Kasat Narkoba langsung memerintahkan anak buah nya untuk menindaklanjuti laporan tersebut,” ujarnya, Selasa (9/1/2018).

Pada saat akan ditangkap, kata Iptu Djumadi, Dani Putra sedang duduk di pinggir gang, pada saat bersamaan petugas dengan segera melakukan penangkapan terhadapnya.

“Kemudian melakukan penggeledahan badan. Pada saat dilakukan penggeledahan petugas melihat ada sebuah senter kecil (laser) di atas tanah tepat dimana posisi Dani duduk. Petugas membuka isi senter kecil (laser) itu dan menemukan sepuluh bungkus plastik transparan berisi narkotika jenis sabu seberat 2,47 gram,” bebernya.

Hasil interogasi awal, lanjutnya Dani mengakui bahwa sabu-sabu tersebut dibeli dari seorang laki-laki yang bernama Rusli warga Jalan Tuamang, Lingkungan II, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

“Selanjutnya personel pengembangan untuk melakukan penangkapan terhadap Rusli. Rusli dapat diamankan dirumahnya, ditemukan lagi satu klip plastik berisi diduga sabu-sabu seberat 0,57 gram dan satu buah kaca pirek berisi narkotika jenis sabu seberat 1,32 gram,” tambahnya.

“Rusli menerangkan bahwa benar sabu-sabu tersebut miliknya dan sabu-sabu itu dibeli dari seorang laki-laki dengan nama panggilan BU, alamat tidak diketahui pasti, namun berada Bagan Asahan seharga Rp1.950.000 per 3 gram. Selanjutnya dilakukan pengembangan, namun tersangka BU belum dapat ditemukan,” pungkas Djumadi. (CR-1/pojoksumut)



loading...

Feeds