Ini Target PSMS di Piala Presiden 2018

Manajer PSMS, Tengku Edryansyah Rendy bersama skuad PSMS, di Stadion Kebun Bunga, beberapa waktu lalu.
Foto : nin/pojoksumut

Manajer PSMS, Tengku Edryansyah Rendy bersama skuad PSMS, di Stadion Kebun Bunga, beberapa waktu lalu. Foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Sebagai tim yang baru promosi Liga 1, PSMS tak ingin muluk-muluk menargetkan jawara di Piala Presiden 2018.

Hal ini diungkapkan manajer Ayam Kinatan-julukan PSMS, Tengku Edryansyah Rendy. “Target kami tim ini bisa lolos ke delapan besar. Saya optimis, In sya Allah bisa masuk delapan besar,” ujarnya saat memberikan motivasi kepada Legimin Raharjo dkk di Stadion Mini Kebun Bunga, Sabtu (13/1/2018) petang.

Rendy-sapaan akrabnya, pun sempat berbicara langsung di hadapan pemain. Di sela-sela itu, beberapa pemain menyampaikan pendapatnya tentang kelengkapan tanding dan uang saku selama di Piala Presiden. “Kita akan tampung, itu kan aspirasi pemain. Saya akan ikut bersama tim, mendampingi dari awal,” ungkap pria yang juga putra Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin ini.

Manajer muda usia 25 tahun ini mengaku sudah melihat penampilan skuad PSMS, dan dia menyebut sudah ada peningkatan terlebih dengan hadirnya beberapa pemain baru. Soal lawan berat di grup A, seperti Sriwijaya FC, PSM dan Persib, Rendy tetap optimis PSMS bisa bermain maksimal dan meraih hasil positif.

Baca Juga : PSMS Bawa Lima Pemain Asing untuk Piala Presiden, Termasuk Nainggolan

Sementara itu, Pelatih PSMS, Djajang Nurjaman dalam latihan terakhir Sabtu sore membenahi beberapa hal. Satu diantaranya penyelesaian peluang akhir dari bola-bola mati atau seperti tendangan sudut dan tendangan bebas.

Dia menumpuk pemain berpostur tinggi seperti bek Reinaldo Lobo dan lainnya di depan gawang. Amarzukih yang menjadi eksekutor tendangan bebas diminta memberikan umpan kepada rekan satu timnya. “Ini persiapan set piece dari tendangan bebas, corner yang bisa terjadi dalam pertandingan. Harus kita persiapkan,” jelasnya.

Menyinggung lawan di Piala Presiden, Djanur-sapaan akrabnya, kembali menegaskan bahwa tiga rival di grup A sama kuatnya. “Saya bilang tiga-tiganya sama berat. Sriwijaya kita tahu sendiri persiapannya, pemain asing menumpuk di sana. PSM tim yang solid. Persib, dia berbenah dan tuan rumah,” beberanya.

Djanur sendiri tak menegaskan status PSMS sebagai underdog dengan label menguntungkan. “Enggak tahu apakah menguntungkan kita apa enggak status itu. Ya, kita main semaksimal mungkin, nothing to lose,” timpalnya.

Diakui mantan Pelatih Persib Bandung ini, dirinya sudah memiliki starting line up yang akan dipasang di Piala Presiden. Dan dia memastikan penampilan pemain di Piala Presiden akan menjadi gambaran untuk Liga 1. “Iya gambaran untuk Liga 1, rata-rata tidak akan banyak mengubah untuk gambaran untuk liga 1,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds