Hanura Sumut Tetap Dukung OSO Sebagai Ketua Umum

Kodrat Shah.
Foto : pojoksumut

Kodrat Shah. Foto : pojoksumut


POJOKSUMUT.com, MEDAN-Terkait dicopotnya Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) oleh Sekjen Sarifuddin Sudding, Ketua DPD Hanura Sumut H Kodrat Shah angkat bicara.
Menurut Kodrat, apa yang dilakukan Sarifuddin tidak sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Kita tetap pada keputusan Ketua Umum OSO, apapun kebijakan yang diambil kira mendukung. Keputusan harus sesuai AD/ART,” kata Kodrat dalam keterangan persnya di Hotel Emerald Garden, Medan, Senin (15/1/2018) malam.

Menurut dia, apa yang dilakukan Ketua Umum OSO sudah sesuai dengan AD/ART. Sebab sebelum menentukan kebijakan, melakukan rapat terlebih dahulu dengan pengurus-pengurus DPD yang aktif.

“Sesuai AD/ART yang berhak melakukan Munaslub harus disetujui oleh Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum. Jadi, kalau Sekjen dan Wakil Ketua Umum mengumpulkan DPD, itu jelas tidak dibenarkan, tidak ada di dalam aturan partai,” sebut Kodratshah.

Diutarakannya, apa yang dilakukan Sarifuddin melanggar AD/ART partai. Oleh karenanya, yang bersangkutan harus dipecat dan sudah dilakukan Ketua Umum OSO.

“Sekjen (Sarifuddin) sudah dipecat, dia diganti dengan Harry Lontung Siregar. Selanjutnya kemungkinan akan ditunjuk kepengurusan baru nantinya melalui rapat pada tanggal 17 Januari mendatang,” sebut Kodratshah didampingi Sekjen Edison Sianturi dan sejumlah pengurus DPD Hanura Sumut.

Ia menambahkan, terhadap orang-orang yang mendukung langkah Sarifuddin agar dilakukan pemecatan. Karena tentunya sudah tidak sesuai dengan aturan partai.

“Dia itu (Sarifuddin) selaku Sekjen, seharusnya baca AD/ART partai. Jangan karena tidak puas atau ada keinginannya tidak terpenuhi, sehingga membuat kericuhan. Kita harus tetap patuh dan tunduk dengan apa yang dilakukan Ketua Umum OSO,” imbuhnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

DCS Masih Bisa TMS, Ini Faktornya…

Komisioner KPU Medan Pandapotan Tamba menambakan, dari DCS yang diumumkan jika ada TMS otomatis nomor bacaleg di bawahnya naik ke …