Keluarga Ridho: sampai Kemanapun Kami Tuntut

Jenazah tersangka penggelapan dana BRI disemayamkan di rumah duka.

Jenazah tersangka penggelapan dana BRI disemayamkan di rumah duka.



POJOKSUMUT.com, MEDAN-Keluarga Chairul Ridho, tersangka yang diduga ikut terlibat dalam kasus penggelapan uang kas BRI Putri Hijau sebesar Rp6 miliar benar-benar tidak terima dengan tindakan petugas Satreskrim Polrestabes Medan.

Pihak keluarga sangat menyayangkan langkah tembak mati yang dilakukan polisi.

“Sampai kemanapun akan kami tuntut! Kami akan menempuh jalur hukum lewat pengacara kami,” ujar abang sepupu korban, Supriadi, Senin (15/1/2018).

Diutarakan dia, mereka akan mengajukan praperadilan terhadap petugas Satreskrim Polrestabes Medan yang melakukan tembak mati terhadap Ridho. Menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan.

“Kebetulan pengacara kami masih berada di Samosir. Setelah sampai di Medan, nanti akan langsung kami lakukan prapid,” ucapnya.

Ia mengatakan, keterangan polisi yang menyebut Ridho terlibat penggelapan uang Rp6 miliar milik BRI belum tentu benar. Apabila benar, maka polisi tidak bisa serta merta melakukan penganiayaan seperti itu.

“Sampai ke Jakarta pun akan kami tempuh! Kami tidak peduli dengan keterangan polisi,” cetus Supriadi. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds