Abdul Rohim : Dipuji Alhamdulillah, tapi Harus Tunduk Seperti Padi

Abdul Rohim, Kiper PSMS
foto : nin/pojoksumut

Abdul Rohim, Kiper PSMS foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, KIPER Abdul Rohim mengatakan kemenangan PSMS Medan atas Persib Bandung adalah kerja sama tim. Meski, namanya disebut berhak menjadi man of the match karena sukses menggagalkan peluang emas tim tuan rumah berkali-kali dalam laga yang digelar, Minggu (21/1/2018) malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api tersebut.

“Dipuji alhamdulillah, tapi saya enggak mau jadi terus besar kepala. Harus tunduk seperti padi,” ujar Rohim kepada Pojoksumut saat dihubungi, Senin (22/1/2018).
Kiper lahiran Kampung Banjar, Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara (Labura), Sumut ini menjelaskan motivasi tim pelatih sangat besar buatnya, sehingga bisa tetap fokus sepanjang pertandingan dari serangan tim Supardi cs tersebut.

Apalagi, Rohim sempat dicadangkan saat PSMS berhadapan dengan PSM Makassar dalam laga perdana Grup A Piala Presiden yang berkesudahan 2-1. Begitu diturunkan pada pertandingan kedua, pemuda kelahiran 1992 ini langsung menjawab kepercayaan pelatih.

Pun tak mudah baginya saat melawan Persib. Pelipis mata kirinya sempat koyak saat mengamankan gawang dari gerak striker Persib Ezechiel pada menit ke-35. “Iya, waktu duel di udara kena sikutannya. Tadi malam sudah dijahit, ada lima jahitan,” jelasnya.

Saat itu, sorotan kamera langsung ke pinggir lapangan. Dhika Bayangkara yang tampil sebagai kiper utama saat PSMS mengalahkan Persib tampak melakukan pemanasan. Saat itu, Rohim diprediksi akan digantikan.

Namun, setelah menjalani perawatan di lapangan dan dipasang perban, dia kembali berdiri tegak dan menuntaskan pertandingan hingga usai tanpa kendala. “Karena dukungan dari pelatih (kiper) Sahari Gultom yang membuat saya mampu bertahan dan bermain lagi hingga akhir,” jelasnya.

PSMS akan menjalani laga terakhir di Grup A melawan Sriwijaya FC. Rohim belum tahu apakah akan diturunkan kembali sebagai starter apa tidak. Baginya yang penting PSMS Medan menang. “Harapan saya, PSMS harus menang lawan Sriwijaya, biar lolos dan aman di puncak (klasemen),” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds