Miris! Dua Begundal Manfaatkan Anak di Bawah Umur untuk Mencuri Uang

Kedua tersangka dimintai keterangan oleh petugas di Polres Tanjungbalai.

Kedua tersangka dimintai keterangan oleh petugas di Polres Tanjungbalai.

POJOKSUMUT.com, TANJUNGBALAI-Licik benar ulah dua pria ini, Rahmat alias Sahdan (29) warga Sei Gebang, Lingkungan V Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei Tualang Raso dan Nazarrudin alias Modan (33) warga Jalan Sei Mayang Lingkungan IV Kelurahan Pasar Baru Kecamatan yang sama.

Keduanya tega memanfaatkan Hs (11) yang masih duduk di kelas IV Sekolah Dasar (SD) untuk melakukan pencurian dengan memasuki rumah warga R Sinaga (57) di Jalan Sei Kedaung Lingkungan III Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei Tualang Raso.

Kasat Reserse Kriminal Polres Kota Tanjungbalai, AKP Burju Siahaan, menjelaskan kejadian tersebut Kamis (18/1/2018) lalu, namun korban melaporkakn kejadian tersebut, Sabtu (20/1/2018). “Kami mendapat laporan dari korban R. Sinaga bahwa HS telah melakukan pencurian di rumahnya. Si pelaku (HS) mencuri kaleng berisi uang senilai Rp900 ribu dan uang tersebut diberikan kepada kedua begundal tersebut,” ujarnya, Senin (22/1/2018).

AKP Burju mengungkapkan korban yang berjualan dengan membuka kios di rumahnya terkejut melihat kaleng tempat penyimpanan uangnya hilang. Kemudian, korban teringat bahwa hari itu HS sedang membeli di kiosnya.

“Lalu hari Sabtunya korban melihat HS kembali ke kiosnya, setelah ditanya HS mengakui kalau ia yang mengambilnya dan uangnya diberikan kepada kedua begundal tersebut. Hari itu juga korban membawa HS ke Mapolres Kota Tanjungbalai untuk membuat laporan,” bebernya.

Dia menjelaskan kedua tersangka yang memanfaatkan HS sudah ditangkap dan dibawa ke Mapolres Kota Tanjungbalai. “Sahdan dan Modan mengakui perbuatannya. Barang bukti yang diamankan kaleng tempat penyimpanan uang korban, baju kaos baru yang dibeli untuk HS dan speaker aktif yang baru dibeli dengan uang yang ada di dalam kaleng korban tersebut,” bebernya.

Masih menurut Kasat, sampai saat ini yang ditetapkan sebagai tersangka masih dua orang tersebut. Dari pengakuan tersangka, uang yang Rp900 ribu tersebut dibagi buat HS Rp 300 ribu dan untuk ke dua tersangka lainnya Rp250 ribu per orang sisanya dibelikan barang bukti yang telah diamankan.

“Status si anak (HS) sampai saat ini wajib lapor menunggu berkas seniornya (kedua tersangka). Kedua tersangka diancam pasal 363 j 55-56 KUHP ancaman lima tahun penjara. Kami juga berharap pihak unit PPA Polres Kota Tanjungbalai tetap akan berkordinasi dengan KPAI Kota Tanjungbalai,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds

Minggu Depan, PNS Terima THR

Sedangkan untuk gaji 13, Asman menyatakan, akan dibayar terpisah yaitu menjelang tahun ajaran baru sekitar akhir Juni atau awal …