Kerap Dirugikan, Pengemudi Ojek Online di Medan Laporkan Orderan Fiktif

Supir Go-Jek Medan demo terkait upah beberapa waktu lalu

Supir Go-Jek Medan demo terkait upah beberapa waktu lalu

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Sejumlah pengemudi ojek online di Medan membuat laporan pengaduan di Mapolrestabes Medan, kemarin.

Laporan pengaduan yang dibuat lantaran mereka kerap dirugikan oleh orderan fiktif.

“Kami mau mengadukan mengenai orderan fiktif yang kami alami sejak dua bulan lalu. Orderan fiktif itu sangat merugikan kami baik waktu dan uang,” ujar salah seorang pengemudi ojek online mengaku bernama Toni (32).

Dia menjelaskan, orderan fiktif ini hampir dialami oleh seluruh rekannya sesama pengemudi ojek online.

Menurutnya, orderan fiktif itu merupakan bentuk penipuan yang harus diusut aparat kepolisian.

“Kami mengalami kerugian besar secara materil akibat penipuan ini. Penipuan yang dilakukan terhadap kami dengan modus Go-Send (antar barang) dan Go-Food (antar makanan). Bayangkan kalau makanannya sudah dibeli sementara orang yang memesan tidak bisa dihubungi,” terangnya, Selasa (23/1/2018).

Diutarakannya, tak hanya kerugian uang, akibat orderan fiktif yang terjadi para mitra ojek online yang terkena orderan fiktif juga tidak bisa mendapatkan insentif berupa uang sesuai ketentuan yang dibuat perusahaan transportasi online.

“Kalau kita kena orderan fiktif, mau tidak mau kita batalkan. Tapi, kalau dibatalkan maka presentase performa (kinerja) menurun sehingga membuat insentif kami tidak cair,” ucapnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

DCS Masih Bisa TMS, Ini Faktornya…

Komisioner KPU Medan Pandapotan Tamba menambakan, dari DCS yang diumumkan jika ada TMS otomatis nomor bacaleg di bawahnya naik ke …