Minimalisir Angka Golput, KPU Sumut Prioritaskan Sosialisasi Narapidana

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Untuk meminimalisir angka golongan putih (golput), Komisi Pemilihan Sumatera Utara (KPU) Sumatera Utara (Sumut) memprioritaskan sosialisasi Pilkada kepada para narapidana ataupun tahanan yang berada Lapas dan Rutan.

Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan, sosialisasi ini akan dilakukan setelah penetapan pasangan calon (paslon) pada Februari 2018 mendatang.

“Setelah ditetapkan paslon, baru sosialisasi dan mendata warga binaan,” ujar Mulia, Rabu (24/1/2018).

Dia mengatakan, KPU kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara akan berkoordinasi dengan jajaran Kemenkumham Sumut di daerah masing-masing.

“Sosialiasi juga sekaligus mendata warga binaan, dan itu seluruh KPU kabupaten/kota akan koordinasi di masing-masing wilayahnya,” ujar Mulia.

Ia mengaku, pihaknya saat ini masih fokus untuk jadwal tahapan kampanye.

“Sosialisasi itu kan waktunya masih panjang,” tandasnya.

Sementara, Humas Kanwil Kemenkumham Sumut, Josua Ginting mengatakan, ‎sejauh ini tercatat narapidana dan tahanan yang ada di Sumatera Utara mencapai 30 ribu orang.

“KPU kabupaten/kota akan langsung berkoordinasi dengan lapas atau rutan setempat di daerah masing-masing,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Pilgub Sumut diikuti 3 bakal pasangan calon. Ketiganya yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, JR Saragih-Ance Selian dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

Selain itu, sejumlah kabupaten/kota juga ikut menyelenggarakan Pilkada, di antaranya Langkat, Deli Serdang, Tapanuli Utara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Dairi, Batubara, Padang Sidempuan. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds