Bejat! Pelajar SMP Dihamili Ayah dan Paman, Dibawa ke Medan untuk Gugurkan Kandungan

Kedua tersangka, paman dan ayah korban dibawa ke Polres Tobasa.
Foto : New Tapanuli/JPG

Kedua tersangka, paman dan ayah korban dibawa ke Polres Tobasa. Foto : New Tapanuli/JPG

POJOKSUMUT.com, TOBASA-Tragis sekali hidup yang harus dijalani AS, remaja berusia 15 tahun asal Kabupaten Toba Samosir. Dara yang masih duduk di bangku SMP ini dijadikan pemuas nafsu ayah dan pamannya hingga hamil.

Informasi yang dihimpun dan dilansir New Tapanuli (grup Jawa Pos Group), orang yang pertama kali menyetubuhi AS adalah pamannya berinisial AMN (34) yang tinggal serumah dengan mereka di Tobasa. Itu terjadi pada akhir tahun 2015 lalu. Sebagaimana pengakuan AMN kepada penyidik, saat itu AMN baru pulang dari kedai tuak sekira pukul 23.00 WIB. Entah setan apa yang merasuki, AMN langsung menindih keponakannya.

Kejadian yang sama pun berulang beberapa kali, dan terakhir sebelum kasus itu terungkap pada tanggal 18 Januari 2018.

Selain AMN, ayah kandung AS berinisial JS (38) juga ikut ambil bagian. Itu terjadi pada Desember 2017. Kepada penyidik, JS mengaku melakukan perbuatan bejat itu sebanyak tiga kali. Alasannya sama, di bawah pengaruh minuman keras.

“Informasi ini terungkap atas kecurigaan warga sekitar. Namanya sekampung, warga yang saban hari memperhatikan AS mulai curiga atas perubahan fisiknya. Lantas langsung dipertanyakan kepada AS. AS mengelak. Tapi setelah dibujuk, akhirnya mengaku. EN, ibu korban, langsung membuat pengaduan pada 26 Januari kemarin,” tutur Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoli melalui Kasat Reskrim AKP Nelson Sipahutar saat dikonfirmasi, Minggu (28/1/2018).

Dijelaskan, setelah informasi itu beredar dan sudah menjadi rahasia umum, JS tiba-tiba membawa putrinya ke Medan dan selama tiga hari tidak pulang. Berdasarkan pengaduan itu, polisi melacak keberadaan mereka dan akhirnya berhasil dibawa ke Mapolres Tobasa. “Awalnya JS tidak mengakui perbuatannya. Tapi setelah korban dan ayahnya dipertemukan, akhirnya JS mengakui sudah tiga kali menyetubuhi putrinya. Mereka ke Medan berencana untuk menggugurkan kandungan putrinya,” jelasnya.

Ditanya berapa usia kandungan AS saat itu, menurutnya sedang menunggu hasil visum dari RSU Porsea.



loading...

Feeds