PKB dan Partai Golkar Lolos Verifikasi Faktual Pemilu Legislatif 2019

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimim Iskandar didampingi Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, menerima Komisioner KPU Hasyim Ashari dan Anggota Bawaslu Afifuddin pada verifikasi faktual partai politik peserta Pemilu 2019, di kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (29/1). Foto: Ismail Pohan/INDOPOS.CO.ID

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimim Iskandar didampingi Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, menerima Komisioner KPU Hasyim Ashari dan Anggota Bawaslu Afifuddin pada verifikasi faktual partai politik peserta Pemilu 2019, di kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (29/1). Foto: Ismail Pohan/INDOPOS.CO.ID

POJOKSUMUT.com, JAKARTA-Dua partai besar Indonesia dinyatakan lolos verifikasi faktual dalam keikutsertaan Pemilu Legislatif 2019. Mereka adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golkar.

Ini setelah dua komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni Hasyim Asy’ari dan Viriyan Azis, didampingi oleh Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum RI (Bawaslu) Mochamad Afifuddin melakukan verifikasi factual, Senin (29/1/2019), di kantor DPP PKB.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Umum Muhaimin Iskandar, Bandahara Umum Eko Sandjojo, serta Sekretaris Jenderal Abdul Kadir Karding. Ada tiga komponen yang diperiksa oleh KPU, meliputi kepengurusan inti, domisili kantor, serta keterwakilan perempuan.

Hasyim mengatakan, pada komponen kepengurusan inti, PKB dinyatakan telah memenuhi syarat (MS) verifikasi faktual. Pengurus inti terdiri dari ketua umum, sekretaris jenderal, dan bendahara umum.

Nama-nama pengurus inti juga sudah dicocokan dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) dan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk elektronik, serta Kartu Tanda Anggota (KTA). “Maka untuk komponen pengurus inti, dinyatakan memenuhi syarat,” ujarnya seperti dilansir Indopos.co.id (grup pojoksumut).

Pada komponen domisili, PKB juga dinyatakan memenuhi syarat. Alamat kantor PKB yang dikunjungi oleh tim verifikator KPU, sama dengan yang dilaporkan dan diunggah dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Begitu juga dengan keterwakilan perempuan yang bisa memenuhi syarat minimal. Jumlah perempuan dalam kepengurusan tingkat pusat hadir 18 orang dari 56 pengurus, atau memenuhi 30 persen syarat minimum. “Berarti sudah melampaui angka 17. Maka dengan demikian, keterwakilan perempuan hadir 18, sudah melalui batas,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, terima kasih atas verifikasi yang dilakukan KPU kepada partai yang ia pimpin. Ia pun menekankan kepada seluruh kader PKB di daerah agar bisa menjalankan disiplin partai.

Termasuk untuk melengkapi syarat dari KPU. “Moga-moga langkah ini menjadi bagian menyukseskan pemilu tahun 2019. Saya berharap semua jajaran untuk terus disiplin. Ini penting untuk pelaksanaan pemilu,” ucap Cak Imin, sapaan akrabnya.

Sementara itu, verifikasi Partai Golkar juga sudah selesai. Partai yang berdiri sejak 1964 itu dinyatakan lolos. Meski begitu, masih ada tahapan verifikasi di level provinsi dan kota/kabupaten.

Komisioner KPU Ilham Syahputra menyebut verifikasi di level kabupaten/kota nantinya yang bakal lebih rumit. “Verifikasi anggota yang di kota/kabupaten yang mesti diperhatikan. Sebab, ada verifikasi anggota. Mereka mesti dihadirkan dan administrasi diperhatikan. Sesuai dengan KTA atau tidak,” terang Ilham.

Verifikasi Partai Golkar, Senin (29/1/2018).
Foto : Indopos.co.id/jpg

Sementara itu, sebagai partai yang cukup besar, bukan hal sulit mempersiapkannya. Apalagi, sudah ada pengalaman sebelumnya. Maka dari itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto percaya diri dengan persiapan para pengurus di daerahnya.

“Kami sudah koordinasi dengan pengurus daerah dan kota. Jadi, mereka sudah mempersiapkan untuk verifikasi di masing-masing kantor dan menghadirkan anggotanya,” pungkas Airlangga. (nyc/hfz/ind/jpg/nin)



loading...

Feeds