Terungkap! Inilah Pelaku Penganiayaan KH Umar Basri

Kapolda Jawa Barat saat mengungkap kasus pelaku penganiayaan Kiai Umar Basri.
Foto : PojokJabar

Kapolda Jawa Barat saat mengungkap kasus pelaku penganiayaan Kiai Umar Basri. Foto : PojokJabar

POJOKSUMUT.com, CIREBON-Kasus penganiayaan yang dialami Kiai Haji (KH) Umar Basri akhirnya terungkap. Sang pelaku pun akhirnya berhasil ditangkap.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengungkapkan pelaku penganiayaan, diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Karena hal tersebut, dijelaskan Irjen Pol Agung Budi, laporan dari spesialis kejiwaaan yakni dokter Leoni Wijaya.

“Besok kita akan melakukan pemeriksaan mendalam tentu oleh tim dari Psikiatri. Sementara dapat disimpulkan dari hasil, bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan. Itu dari dokter spesialis kejiwaan, yaitu dokter Leoni Wijaya,” kata Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Kapolda Jawa Barat, saat melakukan konverensi pers pada Minggu (28/1/2018) malam tadi di Mako Polres Cirebon Kota.

Dijelaskan Irjen Pol Agung Budi, saat ini Polda Jawa Barat menahan tersangka dugaan penganiayaan Kiai Umar Basri oleh pelaku A (50), warga Garut, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Oleh karena itu yang bersangkutan tetap dilakukan penahanan hari ini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Irjen Pol Agung.

Lebih lanjut lagi, Irjen Pol Agung pun mengatakan, pihaknya menduga pelaku alami gangguan kejiwaaan juga karena berdasarkan visum tim dokter dan Psikiatri.

“Kemudian berdasarkan hasil visum dari tim dokter, kemudian dari tim psikiater mengatakan seperti itu,” terangnya.

Sementara itu, saksi melihat tersangka menunjukan gelagat aneh dan tingkah laku tak lazim sesaat sebelum melakukan pemukulan.

“Salat subuh tiga rakaat dari seharusnya dua rakaat,” jelasnya.

Selain itu, setelah melakukan penganiayaan, tersangka tidak langsung kabur melainkan mondar-mandir di sekitar TKP.

Berdasarkan foto, pelaku tampak sedikit berjenggot dan berkumis. Ia tampak mengenakan kemeja biru dengan penutup kepala berwarna hitam.

 

Tersangka pelaku tunggal.

Untuk diketahui, KH Umar Basri atau Ceng Emon Sentiong mendapat penganiayaan oleh satu orang oknum tidak dikenal, Sabtu (27/1) kemarin.

Kejadian bermula saat pimpinan ponpes Al Hidayah itu sedang melakukan dzikir seusai melaksanakan shalat Subuh.

Kekerasaan ini dimulai setelah lampu masjid Al Hidayah dimatikan oleh santri pondok.

Tak berselang lama pelaku membabi buta menukul pria 60 tahun tersebut.

 

Kondisi KH Umar Bisri

Akibat kejadian ini Ceng Emon bukan hanya mengalami luka lebam tapi juga berdarah-darah di bagian muka dan harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Islam, Bandung.
(JPG/ruh/pojoksatu/alw/pojokjabar)



loading...

Feeds