Wasit Ditendang, Ditinju, Dikejar Hingga Ruang Ganti, Laga Final Terpaksa Ditunda

Saat pemain mengejar dan memukul wasit pada pertandingan final sepak bola, pekan lalu (21/1/2019) di Stadion HM Nurdin Padangsidimpuan

Saat pemain mengejar dan memukul wasit pada pertandingan final sepak bola, pekan lalu (21/1/2019) di Stadion HM Nurdin Padangsidimpuan

POJOKSUMUT.com, SIDIMPUAN-Aksi makin hakim sendiri terhadap wasit kembali terjadi dalam pertandingan sepak bola. Kali adalah laga final kompetisi sepak bola yang diadakan LSM Kesma yang mempertemukan RBS FC dan Melati Jaya, pekan lalu yang berujung ricuh.

Sejatinya, normalnya, laga final di Stadion HM Nurdin Kota Padangsidimpuan yang dipimpin wasit Jonadi Tambunan dengan asisten I Mitra Corina dan asisten II Kari Muda, harus menghabiskan 2 x 45 menit untuk 2 babak.

Perjalanan permainan pada babak pertama cukup menarik dan terjadi saling balas serangan ke daerah pertahanan kedua tim. Pertandingan berlangsung dengan tertib.

Hingga pada menit ke 38, gol pertama dicetak pemain RPS Candra yang memakai nomor punggung 68. Dia menyundul umpan rekannya hingga kiper Melati Jaya tak mampu menghalau bola dan menyentuh jala gawangnya.

Di pengujung waktu babak pertama, kesempatan untuk mencetak gol kedua bagi RPS. Irfan, pemain bernomor punggung 86 dijatuhkan di area penalti dan RPS mendapat hadiah penalti. Tendangan dua belas pas yang dieksekusi Aziz dengan nomor punggung 98 kembali membuat Melati Jaya tertinggal 0-2. Pertandingan babak pertama pun berakhir. Saat itu suasana sudah mulai panas dengan riak-riak suporter yang meneriaki wasit yang hendak masuk ruang ganti.

Memasuki babak kedua, wasit kembali meniup pluit tanda pertandingan dimulai.

Namun sangat disayangkan. Saat pertandingan baru berlangsung beberapa menit, terjadi keributan antara pemain dua klub ini. Tak lama kemudian laga final pun terpaksa dihentikan setelah pemain Melati Jaya menghakimi wasit Jonadi dengan tendangan dan tinju. Mereka juga sempat mengejar wasit ke dalam ruang ganti, salah satunya diduga dilakukan pemain bernomor punggung 13.

Setelah mendapat masukan dari beberapa pihak, Ketua Panitia Syaputra memutuskan untuk menunda pertandingan yang sementara skor 2-0 untuk RBS FC, sembari menunggu hasil musyawarah yang mempertemukan perwakilan kedua tim dengan panitia.

Namun, sepekan telah berlalu. Pertandingan final itu belum berujung dan tak kunjung digelar. “Belum, hasil musyawarahnya nanti saya kabari lagi. Tapi kalau pertandingan itu diteruskan,” ungkapnya.(san/hez/mtbag/jpg)



loading...

Feeds