Apes! Jual HP Lewat Online, Malah Jadi Korban Penipuan, Motor pun Dibawa Kabur

POJOKSUMUT.com, DELISERDANG-Sungguh sial nasib Ilham Syahputra, warga Jalan Kowilhan Gang Pertama, Desa Deli Tua Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Niatnya ingin menjual handhpone (HP) melalui toko belanja online (OXL), namun pemuda berusia 24 tahun ini malah tertipu oleh calon pembeli. Bahkan, sepeda motornya turut dibawa kabur.

Tak mau rugi besar, Ilham melaporkan penipuan yang dialaminya ke Polsek Medan Sunggal. Polisi yang menerima laporan bergerak cepat dan menangkap pelaku yang berjumlah dua orang.

Pelaku masing-masing berinisial AS (18) warga Jalan Setia Makmur Gang Mesjid Taqwa Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal dan RD (19) warga Jalan Sei Beras Kata, Desa Medan Krio Kecamatan Sunggal.

Ceritanya, kasus ini berawal saat korban memasang iklan di toko belanja online tersebut untuk menjual HP Samsung S7.

Sekitar pukul 12.00, korban dihubungi oleh RD melalui WhatsApp dengan maksud untuk membeli handphone Samsung S7. Lantas, terjadi tawar-menawar harga dan akhirnya sepakat ditentukan Rp3,7 juta.

“Korban dengan tersangka membuat janji untuk bertemu di sebuah rumah Jalan Setia Makmur Gang Mesjid Taqwa Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, dengan alasan yang membeli adalah istri RD,” ungkap Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Wira Prayatna, Selasa (30/1/2018).

Korban pun bertemu tersangka RD yang saat itu bersama seorang rekannya berinisial MAS. Singkat cerita, korban memperlihatkan HP Samsung S7 kepada tersangka RD.

Selanjutnya, HP korban diserahkan kepada MAS dengan alasan diperlihatkan kepada istri RD yang baru saja melahirkan. Kemudian, tersangka MAS masuk ke dalam rumah tersebut.

“Tak berapa lama, tersangka RD meminjam sepeda motor korban dengan alasan mau mengambil uang di ATM. Korban yang tak curiga, memberikan sepeda motor lantaran merasa berada di rumah tersangka,” jelas Wira.

Namun, tersangka RD yang membawa sepeda motor korban tak kunjung kembali setelah ditunggu beberapa jam. Korban pun mulai curiga sehingga pelapor menanyakan kepada warga setempat mengenai kedua tersangka.

Ternyata, warga setempat mengatakan bahwa rumah tersebut dalam keadaan kosong. Spontan, korban langsung mendobrak pintu rumah tersebut.

“Pas masuk ke dalam, rumahnya dalam keadaan kosong dan pintu belakang terbuka. Korban langsung mencari kedua pelaku di sekitar tempat tersebut dibantu dengan warga. Namun saat itu kedua tersangka tidak terlihat lagi,” beber Wira.

Merasa ditipu, korban melaporkan ke petugas Polsek Medan Sunggal.

“Setelah kita menerima pengaduan korban, langsung dilakukan penyelidikan dan mencari keberadaan kedua tersangka hingga berhasil diringkus di tempat persembunyiannya,” sebut Wira.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengakuinya dan HP milik korban telah dijual seharga Rp2 juta di kawasan Jalan Setia Budi Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

Sedangkan sepeda motor dijual tersangka ke Jalan Sei Mencirim Pondok dengan harga Rp2 juta.

“Uang hasil dari menjual barang milik korban digunakan para tersangka untuk membeli sabu dan bermain judi. Selain itu, untuk keperluan sehari-hari seperti makan dan lainnya,” cetus Wira.

Ia menambahakn, kedua tersangka telah ditahan dan dipersangkakan Pasal 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun kurungan penjara. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds