Gerhana Total, Bulan Lebih Besar 14 Persen

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Fenomena alam gerhana bulan total yang akan terjadi nanti malam, merupakan peristiwa yang cukup langka. Sebab, bulan akan tampak lebih besar dibanding biasanya.

“Gerhana bulan yang akan terjadi, bulan lebih mendekat ke bumi hingga 14 persen. Artinya, bulan akan lebih besar 14 persen dan lebih terang dari ukuran saat purnama biasa,” kata Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Syahnan, Rabu (31/1/2018).

Menurutnya, dari hasil pemantauan BMKG gerhana bulan total yang akan terjadi merupakan penutupan fenomena alam tersebut.

“Gerhana bulan kali ini masuk dalam trilogi supermoon. Pertama, terjadi pada 3 Desember 2017, lalu 2 Januari dan ditutup 31 Januari,” jelasnya.

Dikatakan Syahnan, peristiwa gerhana bulan ini banyak ditunggu khususnya warga Indonesia karena dapat diamati dari seluruh daerah.

“Peristiwanya akan terjadi selama satu jam lebih, yang menyebabkan bulan akan berwarna kemerah-merahan,” ucapnya.

Ia menambahkan, gerhana bulan nantinya ada 7 fase. Pertama, gerhana mulai pukul 17.49 WIB. Kedua, gerhana sebagian mulai pukul 18.48 WIB.

Ketiga, gerhana total mulai 19.51 WIB. Keempat, puncak gerhana pukul 20.29 WIB. Kelima, gerhana total berakhir pukul 21.08 WIB. Keenam, gerhana sebagian berakhir pukul 22.11 WIB. Ketujuh, gerhana berakhir 23.09 WIB.

“Durasi 1 jam lebih berlangsungnya gerhana bulan total merupakan yang terlama selama abad ini,” tandasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Status Keamanan Sumut Siaga II

Meski begitu, MP Nainggolan menegaskan dalam siaga dua ini, kendati para personil yang diturunkan untuk pengamanan tidak lagi secara maksimal