Tujuh Parpol Besar di Sumut Ini Belum Memenuhi Syarat Verifikasi Faktual

Komisioner KPU Sumut, Yulhasni (dua dari kanan) memberikan keterangan kepada media, Rabu (31/1/2018).
foto : pojoksumut

Komisioner KPU Sumut, Yulhasni (dua dari kanan) memberikan keterangan kepada media, Rabu (31/1/2018). foto : pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumutera Utara (Sumut) telah menyelesaikan verifikasi faktual yang dilakukan pada 29-30 Januari 2018.

Dari proses tersebut, KPU Sumut memutuskan ada tujuh dari 12 partai politik (Parpol) calon peserta Pemilu 2019 di Sumatera Utara (Sumut) yang Belum Memenuhi Syarat (BMS).

“Ada tujuh Parpol yang belum memenuhi syarat. Kita (KPU) berikan waktu untuk melakukan perbaikan sampai tanggal 3 Februari untuk kita verifikasi kembali,” ujar Komisioner KPU Sumut, Yulhasni, usai menyerahkan hasil verifikasi faktual parpol di kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Rabu (31/1/2018).

KPU Sumut lanjut Yulhasni memberikan waktu hingga 3 Februari bagi Parpol tersebut untuk melengkapi kekurangan sebelum hasilnya dikirimkan ke KPU Pusat di Jakarta.

Yulhasni menjelaskan ketujuh parpol yang BMS tersebut yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Hanura, Golkar, Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pria yang dulu aktif sebagai penulis dan jurnalis ini mengurai untuk PAN, dinyatakan BMS karena Nomor Induk Kependudukan (NIK) Ketua dan Sekretaris DPW tidak sesuai dengan data yang tertera di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dan juga keterwakilan perempuan yang belum memenuji 30 persen. Kemudian untuk Gerindra, Golkar, dan Hanura juga keterwakilan perempuan belum memenuhi 30 persen.

Selanjutnya untuk PKB, ada NIK Sektetaris belum sesuai Sipol, begitu pun dengan PPP, NIK ketua dan bendahara juga tidak sesuai Sipol. Selain itu, meski keterwakilan perempuan di partai tersebut sudah melebihi 30 persen, namun hanya 8 orang yang hadir sehingga dinyatakan BMS.

Sementara untuk Partai Demokrat, dinyatakan BMS karena Ketua DPD Partai yakni JR Saragih tidak hadir saat proses verifikasi. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds