Oknum Guru SD Negeri di Tapsel Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Pencabulan

Korban ditemani orang tuanya melapor ke Mapolres Tapsel.
Foto : istimewa

Korban ditemani orang tuanya melapor ke Mapolres Tapsel. Foto : istimewa


POJOKSUMUT.com, TAPSEL-Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus dugaan pencabulan 5 siswi SD Negeri Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Unit PPA Polres Tapsel akhirnya menetapkan oknum guru berinisial KH sebagai tersangka.

Kini, yang bersangkutan telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih jauh.

“Sudah kami periksa dan juga pihak sekolah. Untuk status tersangka sudah kita tetapkan dan ditahan di Polres Tapsel,” kata Kepala Unit PPA Polres Tapsel Iptu Heppy Margowati Suyono, Kamis (1/2/2018).

Menurut dia, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku yang mengajar di sekolah tersebut diduga melakukan perbuatan cabul dengan menciumi dan memegang kemaluan korban di dalam kelas.

“Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang  Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara.

Sementara, tersangka KH membantah melakukan pencabulan. Penduduk Desa Pintu Langit Jae, Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara ini mengakuhanya memeluk dan menciumi para korban sebagai bentuk ungkapan kasih sayang seperti bapak dan anak.

“Yang dicium keningnya dan dipeluk itu sama laki laki dan perempuan. Kalau pegang kemaluan tidak ada, tapi kalau memeluk iya, yang lima yang saya cium dan peluk layaknya seperti bapak dan anak,” kata tersangka. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds