PSMS Tekad Balas Dendam, Persebaya Mau Menang Lagi

Persebaya juara Liga 2 usai kalahkan PSMS 3-2

Persebaya juara Liga 2 usai kalahkan PSMS 3-2

POJOKSUMUT.com, Persebaya Surabaya akan menghadapi PSMS Medan dalam laga babak delapan besar Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Solo, Jateng, sore nanti (siaran langsung Indosiar pukul 15.30 WIB).

Luka akibat kekalahan dalam final Liga 2 2017 belum pulih benar dalam diri para pemain dan fans PSMS Medan.

Laga menghadapi Persebaya nanti sore merupakan kesempatan untuk membalas kekalahan itu.

Bertanding di Stadion Manahan, Solo, lokasi netral, tapi dengan situasi yang tak beda jauh daripada final Liga 2.

Persebaya tetap mendapatkan dukungan masif Bonek yang bertret-tet-tet dari Surabaya ke Solo. Meski begitu, para pemain PSMS bukanlah tipe yang mudah tertekan.

Karena itu, kuncinya tetap kecerdikan pelatih meracik taktik dan kepiawaian para pemain menerapkannya.

Tak heran, menghadapi laga sore nanti, baik Ayam Kinantan –julukan PSMS– maupun Persebaya kompak menjalani latihan tertutup. Mereka sama-sama tidak ingin taktiknya terbongkar.

’’Ya, ada taktikal yang ingin diberikan kepada pemain. Tentu kami tidak ingin bocor ke lawan,’’ kata pelatih PSMS Djadjang Nurdjaman.

Dia menjelaskan, banyak evaluasi dilakukan setelah kekalahan di final Liga 2. ”Tentu kami tidak sampaikan kepada publik. Ini rahasia karena menyangkut strategi,’’ sambungnya.

Menurut mantan pelatih Persib Bandung itu, Persebaya saat ini berbeda dengan yang pernah dihadapi di final Liga 2.

Lebih kuat. Masuknya eks pemain Persipura Jayapura seperti Nelson Alom, Feri Pahabol, Ruben Sanadi, dan Osvaldo Haay makin menambah kekuatan Rendi Irwan dkk.

’’Saya juga tadi lihat ada Otavio Dutra dan Robertino (Pugliara, Red). Dulu saja dengan mayoritas pemain muda bisa kalahkan kami. Apalagi, dengan tambahan pemain baru ini,’’ ujar pria yang disapa Djanur itu.

Namun, PSMS juga berbenah. Mereka merekrut tiga pemai asing, Wilfreid Yessoh, Sadney Urikhob, dan Reinaldo Lobo.

Kapten PSMS Legimin Raharjo membenarkan hal tersebut. Dia dan rekan-rekannya setim tidak mau kalah untuk kali kedua lawan Persebaya.

’’Tentu kami ingin balas dendam. Untuk dukungan dari Bonek yang banyak, tidak ada masalah. Di Bandung (ketika lawan Persib pada 21 Januari lalu, Red) malah luar biasa,’’ tegasnya.

Kalau PSMS mengusung misi membalas dendam, Persebaya yang berlogo buaya dan hiu itu pun berambisi mengulang kemenangan.

Apalagi, kepercayaan diri sedang tinggi setelah mampu mengalahkan klub papan atas Liga 1 musim lalu, Madura United, 1-0 dalam laga pemungkas grup C (28/1).

Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera menganggap, tidak banyak berubah soal gaya bermain mereka dan lawan. Hanya pemilihan pemain yang berubah.

’’Mungkin nama-nama yang main saja berbeda. Kami punya pemain baru, PSMS juga ada pemain masuk. Tapi, secara keseluruhan tidak ada yang beda,’’ jelasnya.

Rencananya, Alfredo justru akan mencoba pemain asingnya, Robertino Pugliara main starter. Dia akan menggantikan posisi Misbakus Solikin yang disimpan jadi cadangan.

’’Dia (Robertino) butuh menit bermain. Dia juga sudah adaptasi, saya pikir bisa dimainkan,’’ jelasnya.

Pugliara ditemui setelah latihan kemarin pagi menerangkan tidak ada masalah jika diturunkan sejak awal laga. Dia tidak akan grogi, malah termotivasi ingin berikan yang terbaik.

’’Ya saya ingin bawa tim menang. Tidak perlu cetak gol, yang penting bisa berguna untuk tim,’’ tuturnya.

Mantan pemain Persija Jakarta dan Persib Bandung itu mengatakan bahwa mereka telah mengetahui kekuatan calon lawan sore ini.

“Mereka bermain ngotot dan cukup keras. Tapi, tidak ada masalah, sepak bola memang begitu, tinggal bagaimana saya mengatasinya,’’ ucapnya.

(rid/ham/jpg/sdf)



loading...

Feeds