BNNP Sumut Sita 15.000 Ekstasi dari Warga Pulo Gadung

BNNP Sumut menunjukkan barang bukti dan tersangka ke hadapan media.

BNNP Sumut menunjukkan barang bukti dan tersangka ke hadapan media.

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Petugas BNN Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) menangkap seorang pria asal Jakarta berinisial CA (36) karena terlibat peredaran jaringan narkotika.

Warga Jalan Pulo Nangka Barat II RT 003/016 Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur ini menjadi kurir ekstasi.

Tak tanggung-tanggung, dari penangkapan terhadap tersangka disita sebanyak 15 ribu butir pil ekstasi.

“Kurir tersebut ditangkap di tempat tinggalnya, berdasarkan hasil pengembangan kasus,” kata Kepala BNNP Sumut Brigjen Marsauli Siregar dalam keterangan pers di kantornya, Selasa (6/2/2018).

Dijelaskannya, penangkapan ini berawal dari informasi yang diperoleh pihaknya pada Sabtu, 27 Januari 2018 mengenai adanya paket pos udara yang diduga berisi narkotika yang akan dikirim ke Jakarta.

Berdasarkan informasi tersebut kemudian dilakukan penyelidikan dan bekerja sama dengan pihak jasa pengiriman Bandara Kualanamu.

“Kita selidiki dan benar ternyata isi paket itu pil ekstasi. Kemudian kita melakukan teknik penangkapan dengan cara control delivery. Jadi barang itu tetap dikirim ke alamat yang dituju namun dengan pengawasan kita,” terang Marsauli.

Dia menyebutkan, paket itu sudah dikemas dalam kotak terbuat dari kayu. Belasan ribu pil ekstasi itu disimpan dan dibalut dalam satu set tempat penyajian makanan yang terbuat dari alumunium.

Selain itu, pelaku juga membalut ekstasi yang terdiri dari warna merah dan hijau itu dengan menggunakan alumunium foil.

“Selanjutnya pada 28 Januari 2018 pukul 13.00 WIB, paket tersebut tiba di alamat yang dituju yaitu di Apartemen Green Bay Pluit Tower Gardenia, Jakarta Utara. Saat tiba, paket itu tidak langsung diterima oleh tersangka namun terlebih dahulu diterima oleh petugas keamanan apartemen. Sementara, tersangka sedang menunggu di halaman parkir menggunakan taksi,” beber mantan Direktur Reskrimum Polda Sumut ini.

Saat paket itu dimasukkan ke dalam mobil taksi, barulah personil BNNP Sumut yang sudah mengintai melakukan penangkapan.

“Jadi dari penyidikan, ternyata tersangka ini yang mengemas serta mengirimkan paket ini ke Jakarta. Dia disuruh seseorang yang berada di Medan,” tambah Marsauli.

Menurutnya, hasil keterangan tersangka sejauh ini mengaku sudah dua kali melakukan pengiriman narkoba jenis ekstasi ini ke Jakarta.

“Kita akan kembangkan kasusnya untuk mengetahui jaringan tersangka, baik yang di Medan maupun Jakarta,” ujarnya sembari menambahkan, jika diestimasikan nilai ekstasi itu berkisar Rp4,5 miliar. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds