Duh! Pembangunan Bronjong Lamban, Sungai Jadi Dangkal

Bronjong yang  membuat sungai terlihat dangkal.
Foto : Taufik/Pojoksumut

Bronjong yang membuat sungai terlihat dangkal. Foto : Taufik/Pojoksumut

POJOKSUMUT.com, DINAS Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tanjungbalai dinilai lamban dan asal jadi dalam proses pembangunan bronjong pembangunan di Jalan Anwar Idris, Lingkungan VII, Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai.

Ini mengakibatkan sungai yang selama ini dalam menjadi dangkal serta terjadi penyempitan. Bahkan sampai saat ini belum selesai dikerjakan.

Proyek pembangunan infrastruktur bronjong yang di laksanakan oleh CV ARTP menelan biaya APBD Kota Tanjungbalai sebesar Rp974.490.000 Tahun Angaran 2017.

Pembangunan bronjong ini tepatnya di Bandar Sipoyong, yang alur airnya masih dipergunakan sebahagian masyarakat daerah tersebut untuk kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) dll.

Menurut Soimah warga sekitar menjelaskan pembangunan terkesan percuma karena sungainya diperkecil. “Kalau tidak air pasang besar saya tidak bisa lagi mempergunakan air untuk mandi dan mencuci dan lain-lain. Tidak seperti sebelum dibangun, kami masih bisa manfaatkan airnya, meskipun airnya surut,” katanya kesal.

Pantauan pojoksumut.com, terlihat di lapangan akses jalan yang dilalui oleh kendaraan mengangkut material rusak, saluran drainase yang baru dibangun oleh Dinas Perkim Kota Tanjungbalai banyak yang rubuh. Karena angkutan yang melalui tidak sesuai dengan kapasitasnya serta titi plat beton jalan menuju masuk runtuh hanya ditimbun batu-batuan sehingga menghambat jalan air dan sampai sekarang masih di biarkan begitu saja.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas PUPR, Bayu Perwira saat dikonfirmasi enggan menjawab. “Sebaiknya jumpa Kadis, agar lebih jelas dan jangan bersalahan,” ujarnya.

Sayangnya, Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungbalai, Mulkan juga tak mau berkomentar dan saling lempar. “Untuk informasi yang lebih akurat yang lebih tepatnya langsunglah sama Kabidnya, dia yang lebih tau dan dia PPTK nya,” jelasnya.

Sekadar memberitahu bronjong adalah gabion terbuat dari anyaman kawat berlapis zinc heavy galvanize dengan lilitan ganda (double twist) yang membentuk lobang segi enam (hexagonal) dengan cara diikat kuat di antara sisi-sisinya. Ini berguna untuk menahan longsoran tanah maupun untuk menahan rembesan air sungai. (CR-1/pojoksumut)



loading...

Feeds

DCS Masih Bisa TMS, Ini Faktornya…

Komisioner KPU Medan Pandapotan Tamba menambakan, dari DCS yang diumumkan jika ada TMS otomatis nomor bacaleg di bawahnya naik ke …