Simak! Wawancara Abdul Rohim, Awal Mula Berkarir Hingga Impian di Masa Datang

Abdul Rohim, Kiper PSMS
foto : nin/pojoksumut

Abdul Rohim, Kiper PSMS foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Nama kiper PSMS Abdul Rohim seketika menjelma jadi idola usai penampilan apiknya saat melawan Persib Bandung pada babak penyisihan grup A Piala Presiden 2018. Ditambah lagi penyelamatan gemilang yang terulang saat PSMS mengkandaskan Persebaya di babak 8 Besar.

Kini, hampir semua mengenali wajahnya. Pemuda kelahiran 6 April 1992 lalu ini langsung memiliki banyak fans. Suporter selalu menantinya untuk berfoto bersama saat sesi latihan di Stadion Kebun Bunga usai.

Pesona putra kedua dari tiga bersaudara buah hati pasangan Selamet dan Rusmawati ini semakin terpancar saat kabar ketertarikan pelatih tim nasional mulai dari Luis Milla dan Bima Sakti yang memang menyaksikan langsung PSMS lawan Persebaya di Stadion Manahan Solo.

 

Abdul Rohim usai latihan di Stadion Kebun Bunga, kemarin (7/2/2018).
Foto : nin/pojoksumut

Dia disebut-sebut diminta siap-siap jika suatu saat namanya dipanggil membela Merah Putih.

Lalu bagaimana perasaan pesepakbola kelahiran Kampung Banjar, Kota Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara ini? Seperti apa perjuangannya hingga sampai pada titik ini?

Berikut wawancara Pojoksumut.com dengan Abdul Rohim usai latihan di Stadion Kebun Bunga, Selasa (6/2/2018) petang, kemarin.

Kabar bakal dipanggil masuk timnas usai lawan Persebaya, apakah sudah ada disampaikan ke Rohim?

Kalau soal timnas belum ada konfirmasi langsung. Ya saya menunggu saja ke arah sananya. Saya siap saja, dan terus berlatih di sini, fokus untuk ke semifinal (Piala Presiden). Saya juga jangan terlena dengan semua pujian-pujian itu. Nanti takutnya dipuji-puji, terus ada saat kita tidak sesuai, terus jadi down. Yang penting fokus terus untuk latihan dan tanding.

Saat lolos ke semifinal, siapa yang Rohim pertama telepon?

Saya langsung telepon orang tua.

Pesan orang tua Rohim saat ditelepon seperti apa?

Mintanya saya tetap membumi aja, jangan sombong. Itu pesannya. Tetap ingat sama yang Allah, tetap berdoa terus latihan dan fokus.



loading...

Feeds