Bersama Indra Sjafri, Ustadz Yusuf Mansur Bergabung ke Klub MU

Ustadz Yusuf Mansur bersama Indra Sjafri.
Foto : Instagram/yusufmansurnew

Ustadz Yusuf Mansur bersama Indra Sjafri. Foto : Instagram/yusufmansurnew

POJOKSUMUT.com, KEGEMARAN Ustadz kondang Yusuf Mansur terhadap sepakbola tak main-main. Dia menunjukkan eksistennya dengan menjadi bagian pengurus klub di Liga Indonesia.

Setelah ditunjuk sebagai Komisaris Persika Karawang dan investor Persikota Tangerang, kini Yusuf Mansur diangkat sebagai Presiden Kehormatan Malang United (MU).

Yusuf Mansur berduet dengan mantan pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Indra Sjafri, dalam mengelola Malang United. Indra sendiri menjabat sebagai Direktur Akademi Malang United.

Saat menghadiri sebuah diskusi yang dilangsungkan di Batu, Jawa Timur (Jatim), Selasa (6/2) lalu, Yusuf Mansur menegaskan bahwa dirinya adalah orang baru di sepak bola dan masih terus belajar seluk beluk olah raga paling populer di dunia tersebut.

“Saya ini sedang mau belajar bagaimana caranya, lagi menguping-nguping, baru kami lihat apa yang bisa saya lakukan. Termasuk membangun mental juga,” ucap Ustad Yusuf Mansur.

Keterlibatan Yusuf Mansur di dunia sepak bola profesional dimulai saat ia menjadi investor Persikota Tangerang. Selepas itu Yusuf Mansur didaulat sebagai Komisaris Persika Karangan.

Setelah menggandeng tiga klub, Yusuf Mansur dan Indra Sjafri akan mengumumkan klub anyar pada pertengahan Februari. “Tunggu, nanti Ustad Yusuf akan umumkan pada tanggal 11 Februari,” ungkap Indra.

Sepak terjang Yusuf Mansur ini menjadi bukti bahwa tumbuh di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) tak menghalanginya untuk mencintai sepak bola.

Yusuf Mansur menilai pesantren dan sepakbola seperti sudah menjadi satu kesatuan.

Setelah menghadiri sebuah diskusi yang dilangsungkan di Batu, Jawa Timur (Jatim) beberapa waktu lalu, pemimpin salah satu pondok pesantren di Tangerang tersebut memberi gambaran singkat tentang sepakbola di dalam pesantren.

Menurut Yusuf Mansur, sepak bola sangat populer di kalangan santri. Sejumlah ulama seperti KH Abrurahman Wahid (Gus Dur), KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Prof Quraish Shihab, dan KH Hasan Abdullah Sahal dikenal sangat menggemari sepak bola.

“Kalau cerita sepakbola dan pesantren, dari awal pesantren itu berdiri, saya kira sudah nge-blend dengan sepak bola. Saya punya kiai, yakni Kiai Hasan malah membangun stadion sendiri. (Ponpes) Gontor itu punya stadion sendiri,” sebut Yusuf Mansur.

“Kalau dunia pesantren sudah biasa dengan sepak bola. Jadi ketika kemudian pesantren bisa ikut berkontribusi untuk sepak bola resmi, baik level negara, provinsi, kota, dan kabupaten atau klub, saya kira itu bagus sekali,” imbuh Yusuf Mansur.

Ustadz berumur 41 tahun itu mulai merambah dunia sepak bola pada awal 2018 ini. Yusuf Mansur menjadi investor Persikota Tangerang dan Komisaris Persika Karawang. Ia juga diangkar sebagai Presiden Kehormatan klub Liga 3, Malang United. (epr/saf/JPC/JPG)



loading...

Feeds