Ini Solusi Tampil Cantik dan Sehat untuk Generasi Millennial

Dari kiri : President Director PT Shiseido Cosmetics Indonesia, Ayako Tokuyama, Brand Ambassador, Prisia Nasution, Marketing Manager PT Shiseido Cosmetics Indonesia, Mariana Tjahyana (paling kanan). 
Foto : nin/pojoksumut

Dari kiri : President Director PT Shiseido Cosmetics Indonesia, Ayako Tokuyama, Brand Ambassador, Prisia Nasution, Marketing Manager PT Shiseido Cosmetics Indonesia, Mariana Tjahyana (paling kanan). Foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Perempuan harus memahami bahwa makna cantik bukan hanya soal penampilan tapi juga pencapaian. Namun, tak dipungkiri menjaga kecantikan juga perlu diperhatikan. Terlebih, menghindari bahan kosmetik yang berbahaya.

Mariana Tjahyana, Marketing Manager PT Shiseido Cosmetics Indonesia, menjelaskan pihaknya memaknai konsep kecantikan adalah beauty from within. “Dimana kecantikan dapat terlihat dari dalam diri dari personal yang peduli terhadap kesehatan,” ungkapnya di sela-sela acara Pop Up Shiseido di Medan, kemarin (9/2/2018).

Sehat menjadi penting kata Mariana, yang membuat pihaknya menyuguhkan kosmetik yang aman dan berbahan dari tumbuh-tumbuhan dengan tekstur ringan. Apalagi, untuk tahun 2018 ini, dia menyebutkan tren kecantikan masih tertuju pada make up natural yang menampilkan tampilan segar bagi kulit.

“Di Kota Medan, kami menampilkan wajah baru dari Shiseido. Selama ini, Shiseido selalu identik untuk perempuan dewasa usia 40-an. Sekarang target kami merekrut konsumen pengguna lebih muda, ya istilahnya untuk generasi millennial (yang lahir pada tahun 1990-2000an),” jelasnya.

“Tapi khusus bagi Anda yang ingin menyambut perayaan Valetine atau Chinese New Year, kamu bisa lebih festive dengan warna-warna berani dan bereksperimenlah dengan Shiseido paper light eyeshadow dan inkstroker eyeliner. Dan, juga semua produk Shiseido yang dijual di Indonesia dipastikan sudah terdaftar di Badan POM,” bebernya.

Pun dia mengakui bahwa saat ini, produk Shiseido belum terdaftar di MUI. “Tapi bukan berarti tidak aman untuk konsumen muslim. Karena kami tidak menggunakan bahan yang mengandung binatang melainkan semua tumbuhan, jadi aman,” ucapnya.

Dia menjelaskan, karakter wajah dan kulit perempuan Asia cenderung berstruktur lembut dan lebih memiliki younger look dibanding perempuan Eropa. Kulit perempuan Asia kebanyakan kombinasi berminyak dengan masalah dehidrasi, yang disebabkan iklim dan kondisi lingkungan. “Sehingga untuk mengatasi hal tersebut, produk skincare, menurutnya dapat memberikan kelembapan maksimal terutama untuk mengatasi kulit dehidrasi,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, Pop Up di Medan adalah yang ketiga, sebelumnya sudah di Surabaya dan Jakarta. Acara ini berlangsung selama 6-11 Februari 2018 di Atrium Mall Centre Point Mall. Pada acara di Medan kemarin juga menghadirkan Brand Ambassador Shiseido, Prisia Nasution.

President Director PT Shiseido Cosmetic Indonesia, Ayako Tokuyama menambahkan pemilihan Pria Nasution karena sosoknya yang tidak hanya cantik secara fisik tapi juga prestasinya yang banyak di layar lebar dan televisi. “Kami merasa Pria dapat menjadi inspirasi untuk wanita-wanita yang aktif, berprestasi, peduli lingkungannya dan peduli kesehatannya,” jelasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds