Mengerikan! Mahasiswi Labura Tewas di Kebun Sawit, Penuh Luka dan tanpa Busana

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, LABURA-Peristiwa mengerikan dialami seorang mahasiswi Universitas Islam Labuhanbatu (Unisla) Labuhanbatu Utara (Labura), Sisa Lestari (19).

Dia ditemukan tewas mengenaskan di kebun sawit Afdeling IV, Desa Londut, Kecamatan Kualuh Hulu, Labura, Kamis (8/2/2018) petang sekira pukul 18.30 WIB.

Warga Dusun V, Desa Mekar Marjanji, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan ini diduga korban pembunuhan. Sebab, pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka akibat tindak kekerasan. Di antaranya, luka di kepala, darah keluar dari telinga dan hidung.

Saat ditemukan, kondisi pakaian bawah korban juga dalam keadaan terlepas.

Informasi dihimpun wartawan, saat itu keluarga korban mendapat informasi bahwa korban belum pulang dari tempat kuliahnya.

Selanjutnya pihak keluarga bersama masyarakat melakukan pencarian di sekitar jalan yang sering dilalui korban saat akan bekerja dan kuliah.

Tepat di areal perkebunan kelapa sawit di Dusun X, Afdeling IV, Dusun Londut, Kualuh Hulu Kabupaten Labura, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Selanjutnya warga melaporkan hal tersebut ke Polsek Kualuh Hulu. Tak lama kemudian, Kapolsek dan sejumlah personel mendatangi dan melakukan olah TKP.

Kapolsek Kualuh Hulu AKP Romson Sihombing membenarkan penemuan korban. Dari TKP, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit HP Nokia warna silver dan sebuah tas warna hitam.

“Korban diduga meninggal akibat kekerasan,” kata Kapolsek Kualuh Hulu AKP Romson Sihombing, Jumat (9/2/2018) melalui selulernya seperti dilansir Metro siantar (grup pojoksumut).

Kapolsek mengatakan, korban yang berdomisili di Asahan itu, saat kejadian ditengarai menuju rumah abangnya di Londut, Labura.

Saat ini, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Djasamen Saragih (RSUD) Pematangsiantar untuk menjalani otopsi.

“Saat ini saya saat lagi di Siantar membawa jenazah korban untuk otopsi,” jelasnya.

Ketika ditanya indikasi pemerkosaan terhadap korban, Kapolsek mengaku ada indikasi ke hal itu.

“Ada indikasi seperti itu. Tapi kita lihat saja nanti hasil otopsinya,” jelas dia.

Pengurus Yayasan Universitas Islam Labuhanbatu (Unisla) Ismail, membenarkan bahwa Sisa Lestari adalah salah satu mahasiswi di Unisla.

“Kami dari pihak kampus tentu sangat berduka. Rencananya juga mau jenguk ke rumah duka,” ujar Ismail.

Dia mengatakan, korban merupakan mahasiswa Semester II Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Selama kuliah di Unisla, korban dikenal sebagai anak yang rajin, baik dan ramah.

“Makanya kami sangat kehilangan. Dia orangnya baik, rajin dan ramah,” ucapnya. (nik/ms/smg/jpg/nin)



loading...

Feeds