Mencekam, Seorang Pemuda Menyerang Gereja, Empat Jemaat Terluka, Pelaku Ditembak

Pelaku terpaksa ditembak di bagian perut saat hendak diamankan, karena melawan.

Pelaku terpaksa ditembak di bagian perut saat hendak diamankan, karena melawan.

POJOKSUMUT.com, JOGJA-Suasana khidmat ibadah minggu di Gereja St. Lidwina Dk. Jambon Trihanggo Gamping, Sleman, Yogjakarta, mendadak berubah histeris, Minggu (11/2/2018) pagi sekira pukul 07:30 WIB.
Ini setelah seorang pemuda bersenjata tajam, tiba-tiba menyerang orang secara membabi buta di dalam gereja tersebut.

Akibat aksi teror ini, tiga jamaat yang sedang melaksanakan ibadah dan seorang petugas polisi terluka terkena sabetan senjata tajam pelaku.

Dari informasi yang diperoleh, pelaku diketahui berinisial Sl, diperkirakan seorang siswa atau mahasiswa warga Krajan RT 02/01, Kandangan, Pesanggrahan, Banyuwangi, Jawa Timur.

Karena terus melawan, pelaku akhirnya dilumpuhkan petugas ditembak dibagian perutnya. Kini pelaku dirawat di RS UGM.

Sedangkan korban yang terluka di antaranya, Budijono (44) warga Perum Nogotirto Gamping Sleman, mengalami luka sobek pada bagian kepala belakang dan leher bagian belakang akibat senjata tajam.

Kemudian, Romo Prier warga Asmi Bener Yogyakarta, mengalami sobek pada kepala belakang akibat senjata tajam.

Selanjutnya, Martinus Parmadi Subiantara, warga Nusupan RT 02 RW 28 Trihanggo Gamping Sleman. Ia mengalami luka pada punggung akibat senjata tajam.

Terakhir adalah seorang petugas polisi dari Polsek Gamping atas nama Aiptu Munir. Korban mengalami luka pada tangan akibat senjata tajam.

Adapun kronologis kejadian, pelaku masuk dari pintu gereja bagian barat dan langsung menyerang jamaat yang tengah beribadah dan melukai korban Martinus Parmadi. Sontak jemaat yang berada di belakang pun langsung membubarkan diri,

Selanjutnya pelaku masuk ke gedung utama gereja sambil mengayun- ayunkan senjata tajam sehingga para jemaat juga membubarkan diri.

Tak berhenti sampai disitu, pelaku berlari ke arah koor dan langsung menyerang Romo Prier yang sedang memimpin misa.

Pelaku rupanya belum puas, ia kembali menyerang para jemaat yang masih berada di dalam gereja dan mengenai korban atas nama Budi Purnomo.

Pelaku mengayun-ayunkan senjata tajamnya ke patung Yesus dan patung Bunda Maria yang berada di mimbar gereja.

Sejumlah jemaat kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke petugas Polsek Gamping. Seorang petugas Polsek Gamping, Aiptu Munir selanjutnya mendatangi TKP dan mencoba melakukan negosiasi agar pelaku agar menyerahkan diri.

Namun, pelaku malah berusaha menyerang petugas sehingga petugas mengeluarkan tembakan peringatan.

Meski sudah diberi tembakan peringatan, pelaku masih saja menyerang petugas hingga akhirnya mengenai tangan Aiptu Munir.

Tak ingin timbul korban lagi, petugas pun terpaksa mengeluarkan tembakan ke arah pelaku dan mengenai perut pelaku sehingga dapat dilumpuhkan dan di bawa ke RS. UGM.
(ysp/pojoksatu/nin/pojoksumut)



loading...

Feeds