Lawan PSMS Sore Ini, Persija Tetap Turunkan Simic

Selebrasi skuas Persija. Simic sang monster malam ini. 
Foto : Instagram/@persijajkt

Selebrasi skuas Persija. Simic sang monster malam ini. Foto : Instagram/@persijajkt

POJOKSUMUT.com, PSMS Medan akan menghadapi Persija Jakarta dalam laga leg kedua semifinal Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Solo, Jateng, Senin (12/2) sore. (Siaran Langsung Indosiar pukul 14.30 WIB).

Setelah kekalahan 1-4 dalam first leg semifinal di Stadion Manahan, Solo (10/2), klub berjuluk Ayam Kinantan itu membutuhkan kemenangan empat gol tanpa balas atau lebih atas Persija Jakarta.

Kalau pun gagal menang atas Persija, setidaknya mereka pantang kembali dipermak Macan Kemayoran, julukan Persija. Apalagi, lawan juga terbagi konsentrasinya.

Sebab, setelah melawan PSMS, mereka harus segera bersiap berangkat ke Malaysia melawan Johor Darul Ta’zim pada 14 Februari.

Karena itu, Persija kemungkinan akan mengistirahatkan beberapa pemain utama mereka. Namun, perubahan yang dilakukan tidak akan banyak.

Sebab, pelatih Persija Stefano Cugurra menyatakan mereka tetap fokus untuk lolos ke final Piala Presiden 2018.

Rencananya, striker asal Kroasia Marko Simic yang selama Piala Presiden 2018 telah mengemas delapan gol akan kembali diturunkan mengisi lini depan.

’’Kami fokus di Piala Presiden dulu, masih ada satu pertandingan lagi. Apalagi, final dilaksanakan di Jakarta (Stadion Utama Gelora Bung Karno, Red),’’ kata pria yang disapa Teco itu.

Meski peluang lolos ke final sangat besar, bahkan kalau kalah 0-3 pun masih tetap melaju ke partai puncak, pemain Persija Ramdani Lestaluhu tidak ingin rekan-rekannya terlalu percaya diri.

Soal rotasi pemain, dia percaya kepada keputusan pelatih. ”Persija bukan hanya 11 orang. Pelatih mengerti kualitas kami,” katanya.

Kemarin, Persija dan PSMS tidak melakukan latihan berat. Meski berlatih di Stadion Manahan, Solo, para pemain Persija hanya melakukan jogging dan latihan ringan. Sedangkan, PSMS malah tidak melakukan latihan dan memutuskan full recovery di hotel.

Pelatih PSMS Djadjang Nurdjaman menegaskan, setelah kekalahan dalam laga sebelumnya, mereka akan mengubah gaya bermain untuk sore ini.

”Kami butuh cetak gol. Jadi, terlepas berapa yang gol yang dibuat nanti, yang jelas saya ingin anak-anak menyerang sepanjang laga,’’ katanya.

Ya, biasanya PSMS memiliki ciri khas pertahanan cukup dalam dan menyergap tiba-tiba melalui serangan balik melalui umpan lambung ke depan atau melalui kecepatan para sayapnya.

’’Persija di atas angin juga. Kami tetap berusaha walaupun peluangnya tipis,’’ ungkapnya.

Sayangnya, kekuatan PSMS justru terreduksi hari ini. Djanur –sapaan Djadjang– tidak bisa menurunkan bek tangguh Reinaldo Lobo yang akumulasi kartu kuning. Sebagai penggantinya, Roni Fatahillah akan berduet dengan M. Roby di jantung pertahanan.

Kekuatan pincang dan butuh gol banyak, tidak membuat Djanur patah arang. Toh, selama ini mereka dikenal sebagai tim underdog.

’’Kami terus berusaha memberikan yang terbaik. Jadi, tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola,’’ ucap mantan pelatih Persib Bandung itu.

Perkiraan Pemain



loading...

Feeds