Tersisa 30 Desa Lagi, Sudah 88 Persen Kawasan Madina Teraliri Listrik

Ilustrasi
Pixabay

Ilustrasi Pixabay

POJOKSUMUT.com, BUPATI Mandailingnatal (Madina) Dahlan Hasan Nasution, menyambut hangat kedatangan General Manager PLN Wilayah Sumatera Utara Feby Joko Priharto beserta rombongan yang mengunjungi Taman Raja Batu di kabupaten tersebut, Senin (12/2/2018).

Tarian adat dan Gordang Sambilan khas Mandailing pun mewarnai prosesi penyambutan General Manager PLN Wilayah Sumut beserta rombongan.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Madina, Ketua DPRD Mandailing Natal, Tokoh Adat Madina dan juga seluruh pegawai Pemkab Madina serta pegawai PLN Area Padangsidimpuan.

Dalam sambutannya, Dahlan mengatakan bahwa Pemkab Madina sangat bersyukur atas dukungan PLN dalam pembangunan sistem kelistrikan di kabupaten yang terdiri atas 23 Kecamatan ini.

“Kita harus turut andil dalam membantu PLN membangun sistem kelistrikan di wilayah kita ini Pak Sekda (ditujukan kepada Sekretaris Daerah). Yok kita bahas kendala yang dialami PLN, berbagi beban dan kita tindaklanjuti untuk kemudahan PLN memasukkan jaringan listrik ke wilayah Mandailingnatal” ucap Dahlan.

Manajer PLN Area Padangsidimpuan Ronny Afriyanto yang turut hadir dalam acara ramahtamah ini dalam sambutannya menyampaikan, sistem kelistrikan di Mandailingnatal dan pengembangan Kabupaten Natal yang siap didukung dengan rencana pembangunan jaringan untuk menyokong kampus Politeknik di Kotanopan.

“Kami mohon restunya Pak (Bupati), agar Insha Allah tiang kami bisa cepat dibangun ke sana” ujarnya. Ronny juga menyampaikan bahwa untuk Rumahsakit Internasional dan Bandara sudah siap tiang listriknya, hanya tinggal menyambung ke Gardu Induk PLN agar pasokan siap.

Ronny juga menambahkan bahwa PLN memohon doa restunya agar penambahan pasokan listrik dapat berjalan dengan baik, dan Kabupaten Mandailingnatal menjadi kabupaten pertama yang menggunakan tenaga listrik berasal dari energi terbarukan yaitu tenaga Geothermal oleh Sorik Merapi Geothermal Power Plant. Sedangkan untuk rasio elektrifikasi di Kabupaten Mandailing Natal sendiri sudah mencapai 88% dan Desa yang belum berlistrik hanya tinggal 30 Desa lagi di 7 Kecamatan.

Sementara, General Manager PLN Wilayah Sumatera Utara Feby Joko Priharto menyampaikan wujud syukurnya acara hari ini menjadi sebuah kejutan karena dilakukan di Taman Raja Batu, bertemakan alam. Feby menerangkan bahwa PLN sudah tidak lagi defisit semenjak Juli 2017 setelah satu dekade masyarakat Sumatera Utara merasakan pemadaman bergilir.

“PLN berkomitmen untuk meningkatkan pelayanannya, tak terkecuali di Kabupaten Mandailing atal” ujarnya.

Feby juga menambahkan upaya untuk meningkatkan kesinambungan pembangunan di sistem kelistrikan Sumatera Utara akan dibangun pembangkit tenaga listrik yang tercantum dalam RUPTL seperti PLTP Sorik Merapi kapasitas 300 MW, PLTU Sarulla 3×110 MW, PLTU Pangkalan Susu 2×150 MW, PLTU Mabar 2×150 MW, PLTU Batang Toru kapasitas 500 MW. “Listrik itu biasa terkendala 3 (tiga) hal, yaitu geografis sulit, pembebasan lahan, serta kesediaan lahan masyarakat untuk dilewati jaringan kami. Untuk itu demi sistem kelistrikan yang lebih baik kami minta mohon dukungan semua komponen masyarakat untuk men-support pembangunan yang dilakukan PLN” imbuhnya.

Penghargaan

Kesempatan ramahtamah ini juga sekaligus menjadi ajang pemberian penghargaan kepada Bupati Mandailingnatal atas kerjasamanya dalam membayar rekening listrik kantor Pemerintah Daerah dan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), serta membina masyarakat Mandailingnatal untuk membayar rekening listrik tepat waktu.

“Ini bentuk penghargaan kami dari PLN kepada Kabupaten Mandailingnatal, karena segenap Pemda mampu membina masyarakat untuk bayar listrik tepat waktu” sebut Manajer PLN Area Padangsidimpuan Ronny Afriyanto pada saat menyerahkan penghargaan. (sdf/pojoksumut)



loading...

Feeds