Nomor 1 untuk Sumut Bermartabat

Edy-Ijeck menuju tempat pencabutan nomor Paslon Gubsu & Cawagub.

Edy-Ijeck menuju tempat pencabutan nomor Paslon Gubsu & Cawagub.

 

POJOKSUMUT.com, MEDAN – Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah mendapatkan nomor urut 1 dalam pengundian yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Selasa (13/2/2018). Sedangkan pasangan Djarot-Sihar Sitorus mendapatkan nomor urut 2 dalam pelaksanaan Pilgubsu 2018.

Ditemui usai rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon (Paslon) Pemilihan Gebernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) di Hotel Mercure Jalan Perintis Kemerdekaan Medan Timur, Edy Rahmayadi didampingi Musa Rajekshah ketika diwawancarai meminta kepada seluruh masyarakat untuk datang ke TPS pada 27 Juni 2018 untuk menentukan pemimpin lima tahun mendatang.

“Nomor satu itu kan juara, berarti ERAMAS juara,” jelasnya.

Dalam meraih simpati dan mendulang suara, dirinya tidak hanya menggandeng seluruh relawan dan partai politik serta pendukung JR Saragih dan Ance Selian saja, namun seluruh rakyat Sumatera Utara untuk membangun Sumut bermartabat.

“Tidak hanya JR, seluruh rakyat Sumatera Utara kita ajak untuk membangun Sumatera Utara,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam rapat pleno ini, Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea menjelaskan, usai penetapan dan pengundian nomor urut, pada Kamis (15/2/2018) mendatang pasangan calon Pilgubsu akan menggelar kampanye.

Namun dia meminta kepada kedua paslon maupun tim pemenangan paslon agar jangan saling mendiskreditkan antara paslon lainnya. Akan tetapi lakukanlah dengan sejujur- jujurnya.

“Dalam kampanye baik itu rapat terbuka maupun tatap muka, hendaknya dilakukan dengan baik dan benar. Jika kita melakukannya dengan baik dan benar, mudah-mudahan Allah SWT akan meridhoinya hingga lima tahun ke depan,” imbaunya.

Dalam kesempatan itu Mulia juga mengingatkan kepada kedua paslon tentang adanya pembatasan dana kampanye yang akan digunakan selama massa kampanye yang akan dimulai 15 Februari hingga 23 Juni 2018 nanti.

Bukan itu saja penggunaan dana kampanye hendaknya dilakukan secara jujur sesuai aturan yang telah disepakati bersama. Kemudian laporkan dana tersebut sesuai yang telah digunakan untuk nantinya akan diaudit.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida Rasahan menyampaikan kepada para paslon dalam melaksanakan kampanye agar tidak menggunakan politik serta melakukan politisasi suku dan agama.

(rel/pojoksumut/sdf)



loading...

Feeds