Sempat Disuspen, Akun FB Susi Simanjuntak Kembali Pulih, Begini Status buat Suaminya

Susi Juliana Simanjuntak
Foto : Facebook

Susi Juliana Simanjuntak Foto : Facebook

POJOKSUMUT.com, BERBAGAI halangan dilalui Susi Juliana Simanjuntak sesaat setelah secara berani mengungkap kisah dugaan pernikahan sedarah antara suaminya, Lucen Aritonang dan adik kandungnya, Erlinda Aritonang.

Selasa (13/2/2018), Susi yang diketahui berprofesi sebagai guru ini kali pertama mengunggah curhatannya via akun Facebooknya, Dek Yuli S. Namun, sehari kemudian, postingannya tersebut mendadak hilang dari Facebook. Tidak itu saja, akunnya juga diduga dilaporkan beberapa orang ke Facebook hingga sempat dinonaktifkan.

Hingga, kemarin (15/2/2018) dia terpaksa membuat akun Facebook baru, namun dengan nama yang sama, Dek Yuli S juga.

Hari ini, Jumat (16/2/2018), Susi mengabarkan akun Facebooknya yang lama telah kembali. “Makasih facebook akun saya sudah boleh saya gunakan lagi, masa suspen sudah selesai. Next jangan mau terima laporan palsu lagi ya facebook. I luph u full,” tulisnya.

Tak berselang setelah status pertamanya itu, Susi juga langsung membuat status yang ditujukan untuk suaminya, Lucen Ricardo Aritonang. Dia meminta pembuktian Lucen yang sebelumnya membantah bahwa telah menikah dengan adik kandungnya.

 

Dari bantahan yang disebarkan Persatuan Aritonang Provinsi Riau, tempat domisili Lucen dan Erlinda, dia mengatakan bocah yang disebut sebagai anaknya dengan adiknya itu adalah putra adiknya dengan mantan suaminya yang sudah meninggal.

Susi pun menyindir Lucen soal ini. “Horas Lucen Ricardo yang dikenal baik dan bertanggung jawab sejagad raya, tolong tunjukin dimana kuburan suaminya si Erlinda Aritonang, saya pengen ziarah, sekalian alamat keluarga suaminya, karena saya pengen silaturahmi. terima kasih sebelumnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, di akun lamanya ini sebelum disuspen, Susi juga sempat membuat tulisan gambar menohok. “Karena apa yang telah dipersatukan Tuhan tidak dapat dipisahkan manusia, kecualioleh eda (ipar) dan mertua,” bebernya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds