Laporan Susi Simanjuntak Soal Lucen Aritonang, Begini Tanggapan Polsek Mandau Duri

Susi Juliana Simanjuntak dan suaminya, Lucen Aritonang saat pernikahan.
Foto : Facebook

Susi Juliana Simanjuntak dan suaminya, Lucen Aritonang saat pernikahan. Foto : Facebook

 

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kasus dugaan pernikahan sedarah antara Lucen Aritonang dan adiknya Erlinda Aritonang terus ditelusuri kebenarannya oleh banyak pihak.

 

Persoalan ini mencuat saat istri Lucen Aritonang, Susi Juliana Simanjuntak membeber kisah pedihnya via akun Facebooknya dan viral, tentang retaknya rumah tangga dalam hitungan bulan, karena dugaan suami dan adik ipar menikah jauh hari sebelum Susi dan Lucen menikah di Medan. Apalagi, ada temuan kartu keluarga (KK) Lucen dan Erlinda.

 

Saat Susi menyusul Lucen ke Duri, Riau, lokasi kerja Lucen, keduanya sempat bertengkar, hingga terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

 

Susi kemudian mengadukan kasus KDRT tersebut ke Polsek Mandau, Duri, Riau.

 

Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo membenarkan laporan Susi tersebut.

 

Namun, dia memastikan pihaknya tidak turut campur dalam dugaan pernikahan Lucen dan Erlinda yang tertuang dalam KK.

 

“Yang dilaporkan kepada kita adalah kasus KDRT (pemukulan terhadap Susi oleh Lucen Ricardo Aritonang) yang dilaporkan tanggal 8 Desember 2017),” ungkapnya kepada Pojoksumut.com, via Whatsapp, Sabtu (17/2/2018).

 

Ricardo menjelaskan saat ini pihaknya sudah dalam proses pemanggilan dan pemeriksaan Lucen. “Saat ini dalam proses pemberkasan,” ujarnya.

 

 

Sebelumnya, dalam curhatan Susi via akun Facebooknya menjelaskan saat itu dirinya marah dan mengatakan agar Erlinda jangan mengganggu rumah tangganya.

 

“Akhirnya terjadi adu mulut dan suami saya menyeret saya ke dalam rumah itu kemudian memegangi saya sehingga adik kandungnya itu bebas memukuli saya hingga memar di bagian kening,” ungkapnya.

 

 

“Saya melaporkan kejadian ini ke Polsek Duri Mandau namun mereka tidak menanggapi masalah keluarga.  Kemudian saya melaporkan ke RT tempat tinggal mereka atas kelakuan mereka selama ini, ternyata RT bilang mereka adalah Suami istri dan memberikan kartu keluarga mereka sebagai bukti kepada RT ketika baru pindah empat yg lalu.  Saya pun menjelaskan bahwa mereka abang beradik kandung dan saya istri sahnya sambil menunjukkan akta nikah catatan sipil kami dan foto2 pernikahan kami,” bebernya. (nin/pojoksumut)

 



loading...

Feeds