Merasa Dicurangi, Massa dari Salah Satu Paslon Kemenangan Serbu Kantor KPU

Terlihat massa tengah melakukan aksi dan dihadang petugas kepolisian dalam simulasi Pengamanan Pilkada Kota 2018 di Halaman Mapolres Tanjungbalai, Sabtu (17/2/2018)
Foto : Taufik/Pojoksumut

Terlihat massa tengah melakukan aksi dan dihadang petugas kepolisian dalam simulasi Pengamanan Pilkada Kota 2018 di Halaman Mapolres Tanjungbalai, Sabtu (17/2/2018) Foto : Taufik/Pojoksumut

POJOKSUMUT.com, TANJUNGBALAI-Diduga telah dicurangin saat penghitungan hasil suara, ratusan masa dari salah satu tim kemenangan pasangan calon (Paslon) pada pemilihan Gubernur Sumatera Utara serbu kantor KPU Kota Tanjungbalai.

Ini sebagai bentuk protes kepada Ketua KPU karena dianggap curang dan diduga sudah terima suap.

Aksi ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan Polres Kota Tanjungbalai dalam kegiatan simulasi pada Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2018. Simulasi yang dilakukan, Sabtu (17/2/2018) siang di Halaman Mapolres Kota Tanjungbalai.

Hadir dalam simulasi pengamanan Pilkada itu, Kapolres Tanjungbalai AKBP Tri Setyadi Artono, Danki Brimob Tanjungbalai Asahan, perwakilan dari KesbangPol Tanjungbalai dan Kodim 02/08 AS, Ketua KPU Tanjungbalai, Ketua Panwaslih dan anggota DPRD Kota Tanjungbalai.

Beberapa rangkaian kegiatan simulasi pengamanan Pilkada juga dilaksanakan diantaranya simulasi pengamanan saat kampaye Paslon, pemungutan suara di TPS, pengawalan distribusi kotak surat suara usai pemilihan hingga pada simulasi aksi unjuk rasa ratusan massa pendukung Paslon yang tidak terima kekalahan ke kantor KPU setempat.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Tri Setyadi Artono mengatakan, kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk persiapan pengamanan dalam menghadapi Pilkada serentak khususnya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut tahun 2018 ini.

“Selain untuk persiapan Pilkada nanti, Sispam Pilkada Kota ini dilakukan untuk memperlihatkan kesiapan aparat Brimob dan Polri menghadapi situasi Kontigensi pada saat tahapan Pilkada serentak khususnya di Pilgubsu mendatang,” ujarnya.

Atas kerjasama semua pihak sambungnya, simulasi pengamanan Pilkada 2018 tersebut dapat terlaksana dengan baik. Diharapkan dalam menjelang pemilihan mendatang, masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu-isu provokatif yang dapat memancing kericuhan.

“Sehingga pada saat Pilkada nantinya situasi bisa kondusif dan bisa berjalan lancar dan aman. “Mudah mudahan pada saat Pilgubsu nanti bisa berlangsung kondusif dan berjalan lancar dan aman hingga selesai,” pungkasnya. (CR-1/pojoksumut)



loading...

Feeds