Perkenalkan Tengku Rina, Artis Pendatang Baru dari Medan

POJOKSUMUT.com, MEDAN -Di luar Pulau Jawa, eksistensi Kota Medan dalam mencetak aktor dan aktris berbakat yang siap bersaing di ibukota, tak perlu diragukan lagi tentunya.

Sebut saja nama Michelle Zudith yang kini beken di kalangan pecinta film nasional, atau Komika Babe Cabita yang kini sukses membintangi sejumlah film layar lebar. Mereka merupakan sebagian artis peran asal kota terbesar ketiga di Indonesia ini.

Kini, muncul nama Tengku Rina, aktris pendatang baru asal ibukota Sumatera Utara itu yang mulai merambah dunia hiburan di Jakarta.

Di dunia seni peran, kemampuan wanita kelahiran 10 Juli putri pasangan Almarhum Tengku Mhd Arief Hermaya dan Chafriani Doremi ini memang tak perlu diragukan.

Kepada wartawan, Selasa (20/2/2018) wanita yang akrab disapa Na ini yang ditemui saat tengah ‘mudik’ ke Medan mengaku, karir yang kini digelutinya berawal dari dunia modelling.

“Memang sejak kecil aku sangat ingin terjun ke dunia entertain” ucap anak kedua dari lima bersaudara ini memulai perbincangan.

Akan tetapi, perjalanan karirnya justru tak berjalan mulus. Karena untuk memperjuangkan cita-citanya itu, wanita yang sempat mengecap pendidikan di SD Angkasa 2, SMP Muhammadiyah 01 Medan dan SMU Negeri 10 Medan ini, harus dihadapkan dengan perjuangan hidup yang cukup berliku.

“Berbagai pekerjaan sempat aku jalani. Mulai berjualan koran, menjadi SPG, jadi orang kantoran sampai jadi pegawai bank, semuanya sudah saya lewati..”

“Semua itu tetap saja tak bisa membendung niat saya untuk tetap menggapai cita-cita yang saya impikan sejak dulu. Semua pengalaman yang sudah saya lewati cukup menjadi modal saya untuk menjadi wanita mandiri dan tidak menjadi anak manja” kisahnya sambul tersenyum.

Jenuh dengan semua pekerjaan yang sudah dilakoninya itu, lanjut Na, ia pun akhirnya membulatkan tekad agar semua mimpinya terwujud. Untuk menggapai semua itu, hijrah ke Jakarta pun akhirnya menjadi pilihan.

“Saya berfikir kalau hanya di Medan, cita-cita menjadi seorang entertainer atau selebritas hanya jadi mimpi. Sejak itu pula saya bertekad harus hijrah ke Jakarta” ucapnya.

Tahun 2014, wanita tipe pekerja keras yang memiliki hobi travelling dan makan ini akhirnya memberanikan diri terbang ke Jakarta untuk mengadu nasib.

“Awal mula meniti karir di Jakarta, saya awalnya berniat hanya ingin mencari pengalaman hidup yang baru, jodoh dan rejeki dengan kemampuan yang saya punya” ujar Na sambil tertawa renyah.

Tapi ternyata, berkarir di ibukota, tidaklah semudah yang ia bayangkan.

“Ya memang kesampaian juga akhirnya saya bisa terjun ke dunia modelling walau itu tak pernah terlintas di benak saya. Tapi ya itu, saya orangnya memang suka mencoba hal-hal baru. Termasuk terjun ke dunia akting” tutur Na.

Untuk bisa merambah dunia baru ini, Na pun mengaku banyak dihadapkan dengan berbagai tantangan.

“Saya sadar sangat sulit untuk langsung jadi seorang aktris terkenal. Saya awali karir ini dengan menjadi figuran di acara reality show sampai Alhamdulillah bisa dapat peran” sebutnya.

Sadar karena kemampuannya di dunia seni peran masih kurang, Na pun terus mengasahnya lewat kursus teater hingga akhirnya ia dipercaya menjadi pemeran dari panggung ke panggung.

“Bagi aku, prinsip pantang mundur itu harus dipegang teguh. Jangan sampai balik ke kampung halaman tanpa keberhasilan atau kesuksesan. Karena hidup itu harus punya tekad dan prinsip. Makanya saya terus berlatih untuk bisa total di seni peran ini” tandasnya.

“Jakarta emang kejam, tapi kalau kita berani kuat dan punya prinsip dan tentunya didasari dengan iman yang kuat, semua rintangan itu bisa dilewati” imbuhnya.

Pintu pun akhirnya terbuka. Perjuangan keras Na akhirnya mulai berbuah manis saat ia terpilih menjadi aktris pendukung di film layar lebar berjudul ‘The Lawyers : Pokrol Bambu’.

“Alhamdulillah di film perdana ku ini, aku dapat peran yang menantang skaligus ku suka banget. Aku disini brperan sbagai Chesiie Rev, pengacara muda Batak dari Medan. Aku harus memerankan beberapa karakter. Jadi cewek centil, oon tapi smart dan plus dialog Medan logat Batak” beber Na.

Rina berharap, film The Lawyers ini bisa menjadi awal dari karir dab kesuksesan baginya di masa depan.

“Semuanya karena Allah SWT. Terimakasih ya Allah. Gak mudah bisa jadi sampai sekarang ini. Jatuh bangun dan banyak cobaan pahit hidup di Jakarta. Apalagi saya sendirian tanpa keluarga dan orang yang saya kenal” tuturnya.

Sebagai penutup perbincangan, Na pun berharap semua warga Medan bisa mendukungnya untuk turut meramaikan jagad hiburan di tanah air.

“Makanya bagi warga Medan, saksikan film The Lawyers di bioskop-bioskop kesayangan kalian yang akan premiere Insha Allah pada April 2018 mendatang” pungkasnya.

(pojoksumut/sdf)



loading...

Feeds