BEI Medan Optimis Tambah Investor Saham di Sumut Hingga 8.000-an

ilutrasi
pixabay

ilutrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pada tahun 2018 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Medan optimis mampu mencapai penambahan investor saham hingga 8.000-an. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dari target 2017 sebesar 4.140 dimana realisasinya 6.000-an.

Kepala BEI Perwakilan Medan Muhammad Pintor Nasution mengatakan, total investor saham di Sumut mencapai 27.000. Namun yang aktif bertransaksi hanya sekira 60 persen.

“Tahun 2017 tambahan yang terdapat di bursa mencapai 6.000-an investor menjadikan Sumut masuk nomor 1 terbesar pencapaian investor di Sumatera. Penambahan paling banyak di bulan Pebruari dan Maret 2017,” ungkap Pintor dalam media gathering di Medan Kamis (22/2/2018).

Disebutkannya, investor terbesar Sumut didominasi dari Medan. Kemudian, menyusul Deliserdang, Pematangsiantar, Binjai, Tebingtinggi, Labuhanbatu, Asahan, Langkat dan Tanjungbalai.

“Banyak di Medan karena di daerah lain tak ada buka kantor BEI,” ucap Pintor.

Ia menuturkan, masih banyak masyarakat yang mempunyai persepsi bahwa saham itu gambling dan untungnya tidak jelas. Selain itu, lebih percaya diinvestasi emas, tanah dan deposito.

“Walau demikian, kita etap optimis besarnya tambahan investor baru dan mencapai target,” katanya.

Menurut dia, optimisme pencapaian investor baru tersebut karena pada tahun ini akan ada dua penambahan emiten baru atau perusahaan go public yang bergerak di rumah sakit dan kelapa sawit.

Dalam hitungan kasar saja, dari dua emiten itu diharapkan karyawannya jadi investor. Sehingga, setidaknya dapat menambah ribuan investor.

“Berbagai upaya terus dilakukan untuk tercapainya inklusi saham atau pelaku pasar saham tahun 2018 ini. Antara lain dengan program Yuk Nabung Saham, Investifal, Desa Nabung Saham (DSN), pendirian Galeri Investasi di beberapa tempat,” tukasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds