Alamak! Demi Ini, Mahasiswa di Medan buat Laporan Palsu Mobil Ortunya Dirampok

Pelaku (paling depan) diamankan Polres Binjai.
Foto : ist

Pelaku (paling depan) diamankan Polres Binjai. Foto : ist

POJOKSUMUT.com, BINJAI-Seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta ternama di Kota Medan, Suh, ditangkap Tim Satuan Reskrim Polres Binjai.

Mahasiswa yang berusia sekitar 22 tahun ini berurusan dengan polisi lantaran nekat membuat laporan pengaduan palsu.

Warga Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara itu tak sendirian mendekam di sel tahanan. Dia diamankan bersama tetangganya, EB (32), karena ikut bersekongkol menjalankan skenario perampokan mobil milik orang tuanya.

Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hendro Sutarno mengatakan, pengungkapan kasus itu dilakukan menyikapi laporan dugaan perampokan mobil yang dialami pemuda itu pada 7 Februari 2018 lalu.

Dalam pengaduannya, Suh mengaku kehilangan mobil Honda Mobilio silver BK 1027 UP setelah dirampok pria tidak dikenal di Jalan Tengku Amir Hamzah, Desa Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.

“Tersangka Suh mengaku mobil itu dimanfaatkannya sebagai armada angkutan online. Namun di tengah perjalanan, dia justru ditodong senjata api oleh penumpangnya sendiri yang kemudian membawa lari mobil itu,” terang Hendro.

Setelah dilakukan proses investigasi secara lebih mendalam, sebut Hendro, terdapat sejumlah kejanggalan dalam pengaduan pelaku. Tak hanya itu, keterangan Suh cenderung berbelit-belit.

“Setelah diselidiki, polisi akhirnya menemukan mobil seka­igus menangkap tersangka EB saat hendak menjual kendaraan itu. Ketika diinterogasi, EB mengaku mobil itu sengaja dititipkan Suh kepadanya untuk dijual. Dalam hal ini, keduanya bersepakat menjalankan skenario perampokan palsu agar orang tua Suh yakin mobilnya hilang akibat dirampok,” beber Hendro.

Ia menambahkan, menurut pengakuan tersangka Suh, dia nekad melakukan hal itu karena butuh uang untuk membayar uang kuliahnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds