Penjambret Penumpang Ojek Online Didor Polisi, Ditangkap Saat Makan Bakso

Pelaku (kanan duduk) saat pemeriksaan di Polrestabes Medan.

Pelaku (kanan duduk) saat pemeriksaan di Polrestabes Medan.



POJOKSUMUT.com, MEDAN-Satuan Reskrim Polrestabes Medan melumpuhkan seorang tersangka spesialis bandit jalanan berinisial DS alias DY (28) warga Jalan Gurilla, Medan Timur.


Polisi terpaksa menembak kaki tersangka  karena mencoba kabur saat petugas berupaya meringkus tersangka.

Kasat Reskrim AKBP Putu Yuda Prawira SIK MH menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka merupakan tindak lanjut dari laporan korbannya Helmida (46) warga Jalan Sunggal Komplek Taman Aquarium Kelurahan Tanjung Rejo, Sei Kambing, yang tertuang di Nomor: LP/208/K/II/2018/SPKT Restabes Medan Tanggal 4 Februari 2018.

“Dalam laporan korban, ketika itu ia sedang menumpang Gojek dari Jalan HM Jhoni hendak menuju Alfamart Jalan Gajah Mada, Medan Petisah. Tepat di depan rumah dinas Gubsu, tiba-tiba korban dipepet seorang pria yang mengendarai sepeda motor dari sebelah kanan, lalu menarik paksa tas sandang yang diletak koban di pangkuannya. Tersangka kemudian kabur dengan membawa tas korban berisi HP dan surat-surat berharga lainnya,” ujar Putu Yuda, Jumat (23/2/2018).

Dengan spontan, sambung Putu, driver gojek dan korban mengejar bandit jalanan itu. Namun tersangka berhasil kabur, sehingga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Medan.

Dengan adanya laporan korban, Unit Pidum langsung cek TKP serta melakukan penyelidikan.

“Kemarin malam, tim yang menangani kasus tersebut mengungkap identitas tersangka serta keberadaannya di warung bakso Jalan Gurilla. Petugas kemudian menuju ke lokasi dan langsung meringkus DS alias DN yang tengah memakan bakso. Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya yang melakukan perampokan di Jalan Sudirman dan sejumlah lokasi lainnya,” terang Putu.

Petugas kemudian membawa tersangka guna dilakukan pengembangan ke lokasi-lokasi saat tersangka beraksi. Di perjalanan tersangka langsung melarikan diri, sehingga petugas beberapa kali memberikan tembakan peringatan ke udara, namun tak diindahkan tersangka.

Dengan terpaksa, petugas akhirnya memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kiri tersangka hingga roboh. Selanjutnya DS alias DN diboyong ke RS Bhayangkara Medan guna mendapat perawatan medis. Setelah itu, diboyong ke Mapolrestabes Medan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka merupakan mantan resedivis yang sudah 3 kali keluar masuk penjara sejak 2005, 2007 dan 2010 karena terlibat kasus jambret. Setelah keluar dari penjara, tersangka juga sudah 5 kali menjalankan aksi jambretnya, di antaranya di Jalan Prof HM Yamin, Jalan Letda Sujono/simpan Jalan Mandala By Pass, Jalan Pandu, Jalan Thamrin dan terakhir Jalan Sudirman,” pungkasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds