Gempa Bumi Juga Guncang Taput, Terjadi Tiga Kali

Ilustrasi

Ilustrasi



POJOKSUMUT.com, MEDAN-Setelah melanda wilayah Dolok Sanggul, Kabupaten Humbahas dan Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut), gempa bumi tektonik juga mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sabtu (24/2/2018) sore.

Gempa yang terjadi sebanyak tiga kali dengan kekuatan yang berbeda-beda. Informasi yang diperoleh dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan‎, pertama terjadi pada pukul 17.02.34 WIB dengan kekuatan 5 skala ritcher (SR). Gempa ini terjadi pada koordinat 2.04 LU dan 98,92 BT, tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 km arah barat daya Tapanuli Utara dengan kedalaman 10 km.

Kedua, pada pukul 17.37.49 WIB yang berkekuatan 3,3 SR. Titik koordinat 1.94 LU dan 99 BT pada 15 km barat daya Taput dengan kedalaman 10 km.

Ketiga, pada pukul 18.01.06 WIB dengan berkekuatan 3,4 SR. Titik koordinat 2.05 LU dan 98.98 BT pada 13 km barat daya Taput dengan kedalaman 10 km.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Moch Riyadi mengatakan, dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG berpotensi dirasakan hampir di seluruh wilayah Kabupaten Tapanuli Utara dan sekitarnya dalam skala intensitas II SIG-BMKG (II-III MMI).

“Guncangan gempa bumi dengan intensitas ini belum berpotensi menimbulkan kerusakan,” kata Moch Riyadi.

Menurutnya, jika ditinjau dari kedalaman hiposenter gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat aktivitas sesar besar Sumatera tepatnya di segmen Renun. Hal ini sesuai dengan hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme sesar geser menganan (Dextral Strike Slip).

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya,” tukasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds