Sihar Bertekad Penanganan Kaum Disabilitas Jadi Skala Prioritas

Penyandang disabilitas berbincang akrab dengan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Djarot Syaiful Hidayat -Sihar Sitorus saat menghadiri undangan tujuh elemen masyarakat Relawan karo di Padang Bulan, Medan, Kamis (15/2).

Penyandang disabilitas berbincang akrab dengan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Djarot Syaiful Hidayat -Sihar Sitorus saat menghadiri undangan tujuh elemen masyarakat Relawan karo di Padang Bulan, Medan, Kamis (15/2).

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Setiap orang mempunyai hak untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Tak hanya masyarakat normal, tetapi juga masyarakat yang berkebutuhan seperti kaum disabilitas. Terkait dengan hal itu, Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagub Sumut) Sihar Sitorus menilai, penanganan kaum disabilitas harus masuk skala prioritas. Karena, memiliki hak-hak yang harus dipenuhi selayaknya masyarakat pada umumnya.

Sihar yang diusung PDI Perjuangan dan PPP mendampingi Djarot Saiful Hidayat menilai, saat ini masih sangat minim fasilitas pendukung kebutuhan disabilitas. Contohnya saja untuk fasilitas umum seperti jalan raya, taman, toilet dan masih banyak fasilitas umum lainnya tidak mengakomodir kebutuhan disabilitas. Belum semua daerah memiliki fasilitas yang ramah bagi kaum disabilitas.

“Hal ini tentu menjadi perhatian kita, karena itu kedepan kita akan bekerjasama dengan pemerintah kabupaten kota untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan ini. Karena dari segi penggunaan kawasan fasilitas umum banyak yang menjadi milik kabupaten kota,” paparnya, Sabtu (24/2/2018).

Contoh lain menurut Sihar, seperti halnya di perpustakaan daerah. Dimana kebutuhan kaum disabilitas masih belum mengakomodir. Padahal peruntukan perpustakaan tersebut bukan hanya untuk masyarakat normal, tetapi juga untuk masyarakat yang menyandang disabilitas.

“Karena mungkin pembenahannya juga harus bertahap, dan kita akan akomodir kebutuhan kaum disabilitas. Sebab saya beberapa kali bertemu dengan para penyandang cacat. Khususnya cacat fisik yang berjuang sendiri dalam menjalani hidupnya,” katanya.

Calon nomor urut dua itu menambahkan, penyandang disabilitas tidak boleh dinomorduakan. Melainkan harus sama-sama di prioritaskan. Karena kebutuhan tersebut adalah hak hidup dan bertahan hidup. Tanggung jawab tersebut bukan hanya pada keluarga tetapi juga untuk pemerintah.

Sementara itu, salah seorang penyandang disabilitas, Elyas Pranata Purba yang merupakan warga Berastagi, Kabupaten Karo yang ditemui pasangan yang akrab disapa Djoss mengatakan, perhatian pemerintah terhadap penyandang disabilitas harus lebih ditingkatkan. Kedatangan dia menemui pasangan Djarot – Sihart pun didasari semangat untuk mendukung perubahan.

Elyas yang sehari-hari aktif dalam kegiatan seni mengungkapkan bahwa,dirinya berjuang untuk datang menemui Djarot dan Sihar. Karena baginya, ada harapa baru yang ditawarkan pasangan Djarot-Sihar. “Saya datang dengan semangat. Apabila nanti sudah terpilih mohon berikan perhatian kepada kami para penyandang disabilitas,” paparnya. (*/sdf/pojoksumut)



loading...

Feeds