Pendidikan Karakter Siswa Harus Dimulai dari Guru

ilustrasi
foto :selamatmorningindonesia

ilustrasi foto :selamatmorningindonesia


POJOKSUMUT.com, MEDAN-Program penguatan pendidikan karakter yang diterapkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, masih terus digalakkan pada berbagai tingkatan sekolah.

Namun demikian, pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah selama ini sulit rasanya meraih hasil yang maksimal kalau tidak dimulai dari guru. Artinya, guru harus memberi keteladanan sebelum memulai pendidikan karakter.

“Ada ungkapan dari negara barat, ikan busuk dari kepalanya. Kepala ini dimaksudkan bukan hanya kepala sekolah tetapi guru-gurunya. Jadi, pendidikan karakter harus dibarengi keteladanan guru-guru, kepala sekolah bahkan orang-orang dewasa di sekitarnya. Jika tidak seperti ini, maka tidak akan berjalan maksimal pendidikan karakter yang diterapkan,” ungkap Kepala SMP Negeri 6 Medan, Ariffuddin belum lama ini.

Sebagai contoh, jelasnya, setiap hari masih ada saja siswa-siswi yang datang terlambat ke sekolah. Namun, di samping itu guru-guru ada juga yang datang terlambat.

“Kita menyuruh murid untuk tidak terlambat datang, tapi gurunya sendiri malah terlambat. Kalau pendidikan karakter yang dijalankan seperti ini tentunya akan sia-sia,” ujar Ariffuddin.

Menurut dia, setiap kegiatan yang bernilai baik di sekolah jangan hanya berfokus kepada siswa saja tetapi gurunya juga. Bahkan, guru yang harus memulainya lebih dulu.

“Pada dasarnya anak-anak ini tergantung bagaimana guru yang mengajar dan mengarahkan mereka seperti apa,” tuturnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds