84 Persen Prodi USU Terakreditasi A dan B

Rektor USU Prof Runtung Sitepu pada acara wisuda di Auditorium kampus tersebut, Senin (26/2/2018).
Foto : fir/pojoksumut

Rektor USU Prof Runtung Sitepu pada acara wisuda di Auditorium kampus tersebut, Senin (26/2/2018). Foto : fir/pojoksumut


POJOKSUMUT.com, MEDAN-Universitas Sumatera Utara (USU) sebagai universitas tertua di luar Pulau Jawa semakin giat memacu prestasi, baik akademik maupun non akademik.

 

Komitmen USU untuk mengejar akreditasi tertinggi dengan melibatkan seluruh unsur dan civitas akademika, hingga kini telah menorehkan berbagai kemajuan.

Mulai dari peningkatan jumlah alumni, luas kampus, sarana prasarana, jumlah fakultas dan program studi yang diasuh, kerja sama yang dilakukan dengan berbagai pihak baik di dalam maupun luar negeri, event nasional serta perolehan sertifikat internasional. Semua ini merupakan catatan positif yang diharapkan mampu memberi suntikan semangat untuk percepatan kemajuan USU.

“Status akreditasi prodi, USU telah menunjukkan peningkatan jumlah prodi yang berakreditasi A. Dari 22 prodi di tahun 2016, kini menjadi 51 prodi hingga awal 2018. Totalnya 84% dari 154 prodi telah terakreditasi A dan B,” ungkap Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu dalam pidatonya pada acara wisuda di Auditorium kampus tersebut, Senin (26/2/2018).

Lebih lanjut rektor mengatakan, selaras dengan Renstra USU Tahun 2015-2019 tentang peningkatan manajemen universitas yang berkesinambungan dan memiliki standar internasional, tercatat 8 prodi dan 1 Unit Pendidikan telah memperoleh ISO 9001:2015.

Catatan yang paling baru di 2018 adalah keberhasilan Unit Manajemen Mutu Universitas Sumatera Utara dalam meraih sertifikasi ISO 9001:2015, dengan status Zero finding dari British Standard Institution (BSI). Sebuah status yang sangat jarang didapatkan oleh institusi manapun yang disertifikasi oleh BSI.

“Sumber daya manusia yang dimiliki USU telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jumlah dosen yang dimiliki berdasarkan data hingga Februari 2018 sebanyak 1.620 orang dosen PNS dengan kualifikasi S3 553 orang. Sedangkan jumlah guru besar sebanyak 175 orang,” ujarnya.

Ia menuturkan, dalam rangka meningkatkan kualitas pengajaran dan mencapai target kinerja yang ditetapkan, USU juga tengah melaksanakan seleksi penerimaan calon dosen tetap dan tenaga kependidikan tetap non PNS. Tujuannya diharapkan mampu memenuhi seluruh harapan yang telah dicanangkan.

Menurutnya, kemajuan suatu perguruan tinggi antara lain juga dilihat dari capaian hasil penelitian, produk inovasi dan banyaknya artikel dosen dan mahasiswa yang dimuat di jurnal internasional bereputasi. Oleh karena itu, ditetapkan hal tersebut sebagai prioritas program hingga 2021 dengan dukungan dana yang cukup besar, bidang-bidang tersebut juga mengalami peningkatan yang memuaskan.

“Untuk jumlah penelitian yang dilakukan para tenaga pengajar dan peneliti USU di tahun 2017 tercatat 440 judul penelitian dan program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan realisasi mencapai 178. Dalam hal penerbitan tulisan ilmiah terindeks scopus, hingga Januari 2018 tercatat 1.117 publikasi dan mendapat peringkat 14 dari perguruan tinggi yang terdaftar di database scopus,” bebernya.

Pada tahun 2017, sambungnya, USU juga telah mewujudkan hadirnya 8 Pusat Unggulan Inovasi, 1 Kelompok Kerja, dan 2 Pusat Kajian. Di Jajaran PTN di Indonesia untuk produk inovasi dari 4 yang ditargetkan pada Tahun 2017, USU berhasil mencapai 13 paten, yang berarti lebih dari 300% terealisasi dari target dan menempatkan USU pada peringkat kedua di jajaran PTN di Indonesia setelah ITS, dengan capaian 15 produk inovasi.

Jumlah inovasi yang telah terbit sertifikat patennya juga terus mengalami peningkatan. Saat ini USU telah memiliki 11 Paten dan ada 30 permohonan Paten lagi yang masih dalam proses pendaftaran ke Ditjen KI.

“Tak kalah pentingnya, prestasi mahasiswa-mahasiswi USU di tingkat nasional maupun internasional yang ditandai dengan perolehan medali emas di berbagai event. Pada tahun 2017, tercatat 47 medali emas di tingkat nasional dan 23 emas di tingkat internasional disabet oleh mahasiswa/i USU,” paparnya.

Runtung menambahkan, secara kelembagaan USU mengalami peningkatan ditandai dengan meraih Bintang 3 atas penilaian yang dilakukan QS Rating pada 28 Desember 2017. Dengan masuknya USU dalam penilaian QS Rating, diharapkan siap untuk masuk ke dalam 1.000 World University QS Ranking atau 400 Asian University QS Ranking yang saat ini sedang dipersiapkan.

“Prestasi lainnya yakni UI Green Metric World University Ranking yang telah menempatkan USU pada peringkat ke-11 di Indonesia dan peringkat ke-234 di dunia. Dalam sistem pemeringkatan 200 universitas terpopuler di Asia yang disusun oleh Uni Rank, USU menempati peringkat 193, dan untuk kategori Asia Tenggara masuk dalam peringkat ke 25. USU juga mendapatkan Ranking 10 atas Intelectual Property Right by Affiliation,” imbuhnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds