Helikopter Dinas Diduga Dipakai Pengantin, Puluhan Mahasiswa Desak Copot Kapolda Sumut

Pengantin yang baru turun dari heli diduga mengguna milik Polda Sumut.
Foto : Youtube

Pengantin yang baru turun dari heli diduga mengguna milik Polda Sumut. Foto : Youtube



POJOKSUMUT.com, MEDAN-Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara melakukan unjuk rasa ke gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut), Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (2/3/2018) sore.

Pada aksi tersebut, massa meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dicopot dari jabatannya karena dinilai tidak becus menjalankan tugasnya.

“Helikopter Polri yang digunakan oleh sepasang kekasih dalam resepsi pernikahan di Pematangsiantar, sebagaimana beredar di media sosial, seharusnya digunakan untuk mendukung kinerja kepolisian. Bukan, malah digunakan untuk kepentingan pribadi,” ujar Koordinator Aksi, Zulkifli ketika berorasi.

Menurutnya, penggunaan helikopter polisi untuk kepentingan pribadi apalagi pernikahan merupakan tindakan tidak benar.

“Helikopter dibeli dan operasionalnya dengan menggunakan uang negara, namun kenapa malah dipakai untuk acara pernikahan. Anehnya, pihak Polda Sumut malah mengatakan pengantin tersebut berada diluar,” katanya.

Padahal, lanjut Zulkifli, dalam tayangan video sudah sangat jelas penganten tersebut berada di dalam helikopter yang disebut-sebut terbang dari Tapsel menuju Pematangsiantar.

“Kami meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian segera mencopot Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw. Tindakan ini merupakan mencemarkan institusi Polri dan tidak cakap dalam memimpin institusi Polri di Sumut,” ucapnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

27 Juni Bakal Jadi Libur Nasional

Menkopolhukam Wiranto menuturkan usulan menjadikan 27 Juni sebagai hari libur nasional datang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU)