Emosi karena Penalti Siluman

foto : allaboutfcbarcelona.com

foto : allaboutfcbarcelona.com

POJOKSUMUT.com, NAMA wasit Antonio Mateu Lahoz menjadi sasaran kemarahan fans Barcelona. Bahkan media Sport dengan kasar menulis kalau wasit 40 tahun itu merampok poin Barca di jornada ke-26 kemarin (2/3/2018).

Untuk ketiga kalinya dalam lima pertandingan terakhir Blaugrana di La Liga, mereka hanya memperoleh hasil imbang. Setelah seri versus Espanyol (4/2), Getafe (11/2), kemarin (2/3) giliran Las Palmas memaksa Andres Iniesta dkk berbagi angka lewat skor 1-1 di Stadion Gran Canaria.

“Penalti (Las Palmas) menyakiti kami, kami menyaksikan mereka menyamakan (skor) dengan penalti siluman. Mereka menjadi lebih kuat setelah istirahat dan itu mengkhawatirkan,” kata entrenador Barca Ernesto Valverde kemarin seperti diberitakan Marca.

Mengenai kepemimpinan Lahoz kemarin, Valverde masih seperti biasa. Memberikan kritik, namun tetap santun. “Saya tak ingin menganalisis wasit,” ucap Valverde.

Nah, dalam 90 menit kepemimpinan Lahoz kemarin, memang terdapat dua keputusan yang mengundang kontroversi banyak pihak. Pertama, ketika kiper Las Palmas Leandro Chichizola menahan bola dengan tangan di luar kotak penalti pada injury time babak pertama. Atas pelanggaran yang seharusnya diganjar kartu merah itu, wasit Lahoz sama sekali tak bereaksi.

Yang kedua, pemberian penalti kepada Las Palmas pada menit ke-47. Diawali dari sepak pojok Las Palmas di sisi kiri gawang Barca oleh pemain Las Palmas Alen Halilovic, bek Barca Sergi Roberto terlihat menarik jersey bek Las Palmas Matias Aguirregaray yang sedang melakukan sundulan.

Bola sundulan Aguirregaray itu rupanya mengenai tiang gawang kiper Barca Marc-Andre Ter Stegen. Sial bagi bek Barca Lucas Digne, ketika berusaha menyapu bola menjauhi gawang, tangannya terkena bola. “Penalti yang diberikan kepada kami, saya masih tidak memahami mengapa diberikan wasit. Di ruang ganti, kami membahasnya dan itu tidak jelas siapa pemain kami yang mengakibatkan penalti itu,” kilah Valverde.

Dengan kebobolan oleh penalti kemarin oleh Calleri, rekor Barca yang tak pernah kena penalti selama 746 hari terpatahkan. Sebelumnya, terakhir kena penalti terjadi 14 Februari 2016 lalu lawan Celta Vigo.

Tak cuma berkomentar soal wasit, menurut mantan pelatih Athletic Bilbao itu, Andres Iniesta dkk tampil di bawah performa. Setelah gol tendangan bebas Lionel Messi pada menit ke-21, anak asuhnya malah bermain terburu-buru demi mengejar menang dengan banyak gol.

Gelandang Barca Sergio Busquets kepada Sport kemarin mengatakan hasil imbang kemarin tentu membuat jarak Barca dengan Atletico Madrid kian pendek (66-61). Padahal, saat awal Februari lalu, Barca sempat unggul 11 angka di depan Atleti.

“Kami baru saja menghilangkan dua poin di kandang Las Palmas ini. Padahal, ini laga penting, tapi kami tahu sulit menang di stadion ini meski Las Palmas ada di posisi bawah klasemen,” tutur Busquets. Tak heran pada pertandingan Senin (5/3) dini hari mendatang antara Barca lawan Atleti di Camp Nou, disebut Busquets, akan sangat menentukan siapa pemenang La Liga musim ini.

Di sisi lain, entrenador Las Palmas Paco Jemez kepada AS mengatakan, baik Barca maupun Las Palmas sama-sama melakukan handball. Namun, di pertandingan ini, Las Palmas untung, sedang Barca buntung. “Saya menyukai Mateu (Lahoz) dengan ulahnya yang eksentrik. Saya menaruh hormat kepadanya karena tampak berbeda dibandingkan wasit yang lain,” kata Jemez.

Marca pernah menulis kebiasaan-kebiasaan unik Lahoz ini. Salah satunya Lahoz memilih membaca novel ketimbang menghabiskan waktu menonton video tim yang akan dipimpinnya. Lahoz juga sering terlibat percakapan pribadi dengan pemain. Bek Malaga Weligton Oliviera yang punya bisnis sampingan, yakni bar, kepada COPE memberikan pernyataan pernah di lorong stadion Lahoz menanyainya soal bar yang dimilikinya itu. (dra/iza/k11/jpg)



loading...

Feeds