Hasil Verifikasi : Sumut Dinyatakan Lulus Sebagai Tuan Rumah PON 2024 tapi Belum Lolos

Dari kanan : Ketua Tim Penjaringan Calon Tuan Rumah PON 2024, Mayjen TNI Purn, Suwarno, Ketua tim penjaringan tuan rumah PON 2024 Sumut-Aceh, Marsda (Purn) TNI Surya Dharma, Ketua KONI Sumut, Jhon Ismadi Lubis, Kadispora Sumut, Baharuddin Siagian saat memberikan keterangan pers, Kamis (8/3/2018).
Foto : nin/pojoksumut

Dari kanan : Ketua Tim Penjaringan Calon Tuan Rumah PON 2024, Mayjen TNI Purn, Suwarno, Ketua tim penjaringan tuan rumah PON 2024 Sumut-Aceh, Marsda (Purn) TNI Surya Dharma, Ketua KONI Sumut, Jhon Ismadi Lubis, Kadispora Sumut, Baharuddin Siagian saat memberikan keterangan pers, Kamis (8/3/2018). Foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Provinsi Sumatera Utara dinyatakan lulus dan layak menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Pun demikian, lulus bukan berarti lolos. Nantinya keputusan akhir akan dibahas dalam musyawarah nasional (Munas) dan biding pada April 2018 mendatang.

Penilaian layak ini berdasarkan hasil tim verifikasi dari KONI Pusat yang telah selesai melakukan kunjungannya ke Sumut untuk menilai kesiapan 28 venue mulai 6-8 Maret 2018.

“Sumut layak menjadi tuan rumah PON 2024. Kesiapannya sudah mencapai 70 persen. Lulus iya, tapi belum lolos 100 persen. Kesiapan ini di Sumut sama dengan di Aceh. Tapi untuk lolos bukan kewenangan kami. Tim verifikasi akan melaporkan hasil di lapangan ke KONI Pusat. Nanti ini akan jadi bahan pada saat Munas dan biding. Kami akan laporkan ke Kemenpora lalu ke Presiden, dan nanti akan ada pertimbangan politis dan ekonomi dan lainnya,” ujar Ketua tim penjaringan tuan rumah PON 2024 Sumut-Aceh, Marsda (Purn) TNI Surya Dharma, dalam temu pers, Kamis (8/3/2018) sore di Grand Aston.

“Tinggal 30 persen lagi yaitu mulai dari fasilitas, sarana dan prasarana yang harus ditambah dah diperindah yang saya lihat harus segera dipenuhi oleh pihak terkait di Sumut dalam hal ini pihak Dispora Sumut,” timpalnya.

Sumut sendiri mencalonkan sebagai tuan rumah bersama Aceh. Ada tiga calon, sedangkan dua lainnya Bali bersama Nusa Tenggara Barat (NTB) dan tuan rumah tunggal Kalimantan Selatan (Kalsel). Sedangkan, satu calon lainnya Sumatera Barat didiskualifikasi karena tidak memenuhi syarat.

Saat ini, peluang Sumut-Aceh menjadi tuan rumah sangat besar. Mengingat selain status layak, juga mendapatkan dukungan dari 25 perwakilan KONI se-Indonesia.

Namun, dukungan 25 dari 34 KONI di Indonesia tidak serta merta menjadi hak mutlak bagi Sumut menjadi tuan rumah.

Hal ini ditegaskan Ketua Tim Penjaringan Calon Tuan Rumah PON 2024, Mayjen TNI Purn, Suwarno yang juga Wakil Ketua KONI Pusat. “Walaupun saat ini Sumut dan Aceh sudah mendapat dukungan dari 25 KONI se-Indonesia untuk menjadi tuan rumah PON 2024, tapi itu tidak serta merta membuat Sumut dan Aceh otomatis terpilih, karena hasilnya nanti saat biding April nanti,” tegasnya.

Suwarno menjelaskan biding PON diawali pendaftaran tahun lalu. Bulan Maret 2018 menjadi agenda visitas untuk mengecek provinsi-provinsi yang mengajukan sebagai tuan rumah. Dia memaparkan, sampai 2020, KONI Pusat masih memberlakukan tuan rumah satu provinsi. Namun, pada faktanya sulit bagi tuan rumah untuk mengcover semua cabang olahraga.

“Sehingga pada 2024, KONI memberlakukan kebijakan tuan rumah bersama atau dua. Agar banyak cabang olahraga yang ditampung,” timpalnya.

Suwarno menjelaskan saat ini, selain Sumut-Aceh dengan kesiapan 70 persen, pesaing lainnnya Bali-NTB dengan 77 persen.

Sementara itu Kadispora, Baharuddin Siagian mengatakan dia mengaku optimis Sumut bersama Aceh terpilih menjadi tuan rumah PON 2024. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds