Pemain Arsenal Ini Bergaji Rp573 Juta Seminggu, tapi Ibunya Jadi Gelandangan

 Ainsley Maitland-Niles dapat beroperasi menjadi bek dan gelandang di sayap kanan dan kiri. Ainsley Maitland-Niles dapat beroperasi menjadi bek dan gelandang di sayap kanan dan kiri.  (AFP PHOTO / ANDREJ ISAKOVIC)

Ainsley Maitland-Niles dapat beroperasi menjadi bek dan gelandang di sayap kanan dan kiri. Ainsley Maitland-Niles dapat beroperasi menjadi bek dan gelandang di sayap kanan dan kiri. (AFP PHOTO / ANDREJ ISAKOVIC)

POJOKSUMUT.com, Pemain muda Arsenal Ainsley Maitland-Niles yang bergaji £30 ribu per pekan atau sekitar Rp573 juta memiliki ibu yang tunawisma alias tak punya tempat tinggal.

Jule Niles, ibunda Ainsley, mengaku tinggal di sebuah gudang di mana ia harus menyelinap dan menghindari staf penjaga. Jule mengatakan sang anak tidak mau memberinya uang untuk menyewa tempat tinggal.

“Itu adalah kotak logam tanpa jendela atau karpet. Tidak ada toilet atau tempat cuci. Anak saya Ainsley bisa membelikan saya apartemen dengan gajinya yang dikumpulkan selama dua pekan atau dua bulan,” kata Jule seperti dikutip dari dailymail.

“Anak saya bermain untuk Arsenal dan saya menjadi tunawisma dan tinggal di sebuah unit penyimpanan. Itu bukan rumah. Saya tahu seperti apa rasanya rumah, di mana kita bisa mandi, menyikat gigi dan duduk di ruangan,” katanya melanjutkan seperti dilansir cnn.

Jule berpisah dengan Ainsley sejak tiga bulan lalu setelah bertengkar dengan sang anak.

Wanita berusia 38 tahun itu pernah terlibat percekcokan dengan Dick Law, salah satu petinggi Arsenal, ketika membahas masa depan sang anak.

Selain itu Jule juga sempat berseteru dengan pelatih Ipswich Town, Mick McCarthy, ketika Ainsley dipinjamkan Arsenal ke klub divisi Championship itu.

Jule mengaku pernah mengirimkan foto kepada Ainsley dan kakaknya Codi yang tinggal di sebuah apartemen kelas atas di London Utara. Setelahnya Jule mendapat kiriman uang.

Namun Jule lebih menginginkan sang anak bertemu dan berbicara dengannya.

“Saya percaya ada kekuatan gelap di sepak bola. Mereka ingin melihat saya di bawah. karena semakin jauh Ainsley dari saya maka semakin sedikit pengaruh positif dari saya,” ujar Jule.

“Ada kalanya saya duduk sendiri dan menangis. Tidak masalah jika Ainsley kehilangan semua uangnya. Dia dan Cordi adalah anak saya dan saya (tetap akan) mencintainya. Saya hanya ingin mereka tahu itu,” tambah Jule.

Media Inggris menyebutkan Ainsley tidak mengetahui ibunya tinggal di gudang. Arsenal dan Ainsley menolak mengomentari berita mengenai Jule.
(sdf/cnn/pojoksumut)



loading...

Feeds