Waduh! Demo Tolak Revisi MD3 Memanas, Pagar Kantor DPRD Sumut Dirobohkan

Kondisi pagar Kantor DPRD Sumut yang dirobohkan, Jumat (9/3/2018).
Foto : fiir/pojoksumut

Kondisi pagar Kantor DPRD Sumut yang dirobohkan, Jumat (9/3/2018). Foto : fiir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Aksi unjuk rasa menolak disahkannya revisi Undang-Undang Nomor 17/2014 Tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (MD3), yang dilakukan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Medan di Kantor DPRD Sumut memanas, Jumat (9/3/2018) siang.

Massa yang berjumlah puluhan orang itu, merobohkan pagar pintu masuk kantor DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol Medan. Tak hanya itu, massa juga melakukan pelemparan ke halaman kantor dengan tomat busuk.

Setelah berhasil merobohkan pagar, massa kemudian merangsek masuk ke halaman. Selanjutnya, massa berorasi menyuarakan tuntutannya.

Informasi dihimpun, kericuhan mulai terjadi saat perwakilan dari DPRD Sumut meninggalkan massa. Padahal, sebelumnya aksi berlangsung damai dan tertib.

“Kami menolak Revisi UU MD3 dan mendesak MK (Mahkamah Konstitusi) segera melakukan Judicial Riview,” teriak massa dalam orasinya.

Kondisi pagar Kantor DPRD Sumut yang dirobohkan, Jumat (9/3/2018).
Foto : fir/pojoksumut

Menurut mereka, revisi undang-undang tersebut dianggap bahwa DPR akan sewenang-wenang memanggil siapa saja yang dianggapnya menghina lembaga legislatif. Bahkan, lebih jauh lagi beberapa pihak menganggap DPR sedang menggunakan kekuasaannya sebagai wakil rakyat untuk mengebiri atau membatasi kebebasan yang rakyat yang diwakilinya.

“Perubahan yang terjadi pada UU MD3 semakin mempertegas bahwa legislatif sedang menambah perisai atau tameng dalam menghadapi panggilan yang berwajib dengan dalih pasal 245. Yaitu, pemanggilan pada anggota DPR harus melalui izin tertulis presiden dan pertimbangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Oleh karenanya, hal tersebut dianggap sebagai siasat bagi anggota DPR untuk mengelak dari pemanggilan penegak hukum di masa mendatang,” ungkap massa.

Hingga kini, massa masih bertahan menyampaikan aspirasinya di halaman kantor wakil rakyat tersebut. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds