Penembakan di Studio, Rhoma Irama Sadar Efek Public Figure

Rhoma Irama  melihat sidang anaknya Ridho Rhoma dalam kasus narkoba. | jpnn

Rhoma Irama melihat sidang anaknya Ridho Rhoma dalam kasus narkoba. | jpnn

POJOKSUMUT. com,  INSIDEN penembakan di Studio Soneta Record milik Rhoma Irama di Jalan Tole Iskandar No 41, Sukmajaya,  Kota Depok,  Minggu (4/3/2018) lalu terus diselidiki.
Raja dangdut tersebut masih menunggu keterangan dari polisi, terkait penyebab dan siapa pelakunya

“Belum, kami masih tunggu hasil dari polisi,” kata Rhoma.

Rhoma sadar sebagai publik figure, kehadirannya tidak selalu disukai oleh semua orang.

Dia sadar pasti akan ada orang yang juga tidak suka dengan kehadiran maupun melihat kesuksesan dirinya, baik di dunia hiburan maupun politik.

“Nggak semua tokoh dan pemimpin negara itu lovers, dicintai, pasti ada haters juga,” tutur Rhoma.

Meski begitu, pria 71 tahun ini tak ambil pusing dengan hal tersebut, termasuk motif penembakan studionya bila ada orang yang tidak menyukai dirinya.

Bagi bapak enam anak ini, dirinya mempunyai prestasi yang bisa dibanggakan.

“Santai aja saya. Saya nggak takut, nggak cemas dan gak waswas,” tegas dia.(chi/jpnn/nin)



loading...

Feeds