Sihar: Hu Ingot Do Pidana Ni Dainang

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus memeluk seorang ibu tua berusia 87 tahun, Op Manuturi Silaen  saat mengunjungi pasar tradisional Aek Nabara, Labuhan Batu, Sabtu (10/3).

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus memeluk seorang ibu tua berusia 87 tahun, Op Manuturi Silaen saat mengunjungi pasar tradisional Aek Nabara, Labuhan Batu, Sabtu (10/3).

POJOKSUMUT.com, LABUHAN BATU – Saat mengunjungi pasar tradisional Aek Nabara, Sihar Sitorus bertemu dengan seorang ibu bernama Op Manuturi Silaen.

Ibu tua berusia 87 tahun tersebut tinggal di lapangan Pondok Batu, Aek Nabara, Labuhan Batu.

Ibu tua tersebut mengaku datang ke pasar karena mengetahui Sihar Sitorus datang ke sana. Dia ingin menyapa Calon Wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut dua tersebut dan mengatakan dukungan dan doa kepada Sihar.

“Saya mendoakan mu nak, agar semua cita cita mu terkabulkan. Hanya doa yang dapat kupanjatkan. Karena aku sudah sangat tua,” katanya, Sabtu (10/3) di Aek Nabara.

Sambil memeluk Sihar dengan erat, nenek tua tersebut menyampaikan beberapa harapan yang diungkapkan dalam bahasa batak. Diantaranya agar Sihar tetap melayani dan mengasihi sesama dengan baik.

Serta dapat memimpin Sumut ke jalan yang lebih baik. Menjadi pemimpin yang bijaksana melihat ke bawah dan mensejahterakan mereka.

“Ingat pesanku ini nak, doakulah yang menyertaimu. Jadilah pemimpin,” katanya.

Sihar yang mendengarkan semua nasehat nenek tersebut memeluknya dan menciumnya. Sembari tersenyum Sihar mengatakan Hu Ingot Do Pidana Ni Dainang yang dalam bahasa Indonesia diartikan akan selalu ku ingat pesan ibu.

Sihar mengatakan bahwa pesan yang disampaikan ibu tersebut adalah pesan moral yang harus diingat. Sebab setiap ibu yang mendoakan anaknya pasti untuk jalan yang lebih baik.

(rel/pojoksumut)



loading...

Feeds