516 Petugas PPK dan PPS Medan Dilantik, Diharapkan Wujudkan Pemilu Jurdil

Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2019 se-Kota Medan, dilantik di Gedung Madinatul Hujjaj, Asrama Haji, Selasa (13/3/2018).

Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2019 se-Kota Medan, dilantik di Gedung Madinatul Hujjaj, Asrama Haji, Selasa (13/3/2018).

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan melantik petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2019 se-Kota Medan, di Gedung Madinatul Hujjaj, Asrama Haji, Selasa (13/3/2018).

Ketua KPU Kota Medan Herdensi Adnin mengungkapkan, petugas PPK yang dilantik bertugas di 21 kecamatan. Sedangkan petugas PPS bertugas pada 151 kelurahan.

“Petugas PPK berjumlah 63 orang dan 453 petugas PPS,” ungkapnya.

Dijelaskan Herdensi, tugas daripada PPK dan PPS nantinya menjalankan tahapan pelaksanaan Pemilu 2019. Antara lain, pemutakhiran data pemilih, daftar pemilih sementara (DPS), daftar pemilih tetap (DPT), pendistribusian logistik sampai pehitungan suara.

“Setelah dilantik mereka sudah dapat bekerja,” ucapnya.

Anggota KPU Medan Pandapotan Tamba menambahkan, anggota PPK dan PPS yang dilantik hari ini sebagian di antaranya merupakan petugas yang sudah pernah bertugas pada Pilgubsu 2013. Dari 5 orang yang bertugas saat itu dievaluasi hingga ditetapkan 3 orang yang dinyatakan lolos dan layak untuk kembali menjadi PPK dan PPS. Hal ini berdasarkan evaluasi yang dilakukan terhadap kinerja mereka pada pemilu sebelumnya.

“Kita sangat yakin mereka sudah siap melaksanakan pekerjaan mereka untuk Pemilu 2019,” tuturnya.

Sementara, Kepala Badan Kesbangpol Kota Medan, Ceko Wakhda Ritonga mengharapkan agar PPK dan PPS dapat mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil (jurdil).

“Tahun 2018 dan 2019 merupakan tahun yang diprediksi akan penuh dengan dinamika politik. Diharapkan pula situasi tersebut tidak sampai memecah belah persatuan dan kesatuan di antara warga Indonesia,” ujarnya.

Menurut dia, butuh kesadaran bersama bahwa diperlukan individu dan institusi yang mampu melaksanakan pemilu yang jurdil.

“Anggota PPK dan PPS harus mampu bersinergi, menciptakan iklim yang kondusif untuk penyelenggaraan pemilu mendatang. Jangan sampai amanah ini malah nantinya disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, kelompok maupun segelintir pihak yang ingin meraih keuntungan dengan cara yang tidak benar,” tukasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds