Hingga Februari, BI Sumut Temukan 866 Lembar Uang Palsu

Uang

Uang

 

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Sejak Januari hingga Februari 2018, ‎Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) ‎Sumut menemukan ratusan uang palsu.

“Untuk tahun 2018 hingga Februari ini, kami menemukan uang palsu sebanyak 866 lembar,” ungkap Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut, Arief Budi Santoso di Medan, Selasa (13/3/2018).

Arie menyebutkan, sebanyak 866 uang palsu tersebut terdiri pecahan Rp100 ribu 424 lembar dan Rp50 ribu 431 lembar.

“Kami meminta masyarakat untuk selektif saat melakukan transaksi untuk menghindari memperoleh uang palsu tersebut,” tuturnya.

Menurutnya, tidak ada hubungan pada tahun politik dengan maraknya peredaran uang palsu itu. Namun demikian, tetap berhati-hati dengan peredaran uang palsu itu.

“Saya tidak setuju jika banyaknya peredaran uang palsu itu dikaitkan dengan Pilkada,” cetus Arief.

Ia menuturkan, faktor maraknya peredaran uang palsu, salah satunya‎ karena dimanfaatkan orang tidak bertanggung jawab dengan kekurangtahuan masyarakat tentang uang Rupiah.

“Peredaran uang palsu di masyarakat itu selalu ada kapan pun juga. Hal ini memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat tentang keaslian uang Rupiah,” sebutnya.

Diutarakan Arief, peredaran uang palsu ini juga memanfaatkan kultur atau pola pikir masyarakat yang gampang diiming-imingi sesuatu. Sebagai contoh, misalnya menjual sesuatu yang harganya murah namun ditawar dan dibeli dengan harga yang lebih mahal. Oleh seba itu, ini harus diwaspadai.

“Kita terus mengedukasi masyarakat untuk mengenali tanda-tanda keaslian uang Rupiah. Biasanya kita memanfaatkan kas keliling yang ada di pasar ataupun tempat keramaian lain untuk penukaran uang,” pungkasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Digugat PKB, Begini Reaksi KPU Medan

"Apapun keputusan Bawaslu nantinya, kita harus hormat dan menjalankan hasilnya. Kalau memang kalah di Bawaslu, maka mungkin bisa menempuh ke …